Home » » Lebaran Topat, Jadikan Persatuan Semakin Erat

Lebaran Topat, Jadikan Persatuan Semakin Erat

Begibung Menikmati Ketupat



Ketupat, Pelcingan dan Opor.
Setelah Melaksanakan Puasa Ramadhan dan Merayakan Idul Fitri, Pada Bulan Syawal Umat Islam disunnatkan untuk berpuasa selama 6 hari. Salah satu keutamaan Puasa Enam Hari di Bulan Syawal - Puasa Enam hari di bulan Syawal memiliki dalil yang shahih.

من صام رمضان ثم أتبعه بست من شوال كان كصيام الدهر" رواه مسلم
“Barangsiapa yang telah melaksanakan puasa Ramadhan, kemudian dia mengikutkannya dengan berpuasa selama 6 (enam) hari pada bulan Syawal, maka dia (mendapatkan pahala) sebagaimana orang yang berpuasa selama satu tahun.

Remaja Masjid Al-Ikhlas
Hal yang wajib ada dalam lebaran topat adalah ketupat, ketupat memiliki filosofi yang sangat mendalam bagi umat islam.Topat Atau ketupat merupakan. sejenis makanan, dibuat dr beras yg dimasukkan ke dl anyaman pucuk daun kelapa, berbentuk kantong segi empat dsb, kemudian direbus, dimakan sbg pengganti nasi.

Untuk merayakan Lebarat Topat, Pada Tahun ini Pengurus Masjid Al-Ikhlas Dasan Bagek Timur mengadakan kegiatan Zikir dan Makan topat bersama yang dilakukan dilingkungan Masjid, Acara dilaksanakan pada hari senin tanggal 8 syawal 1435 H atau 4 Maret 2014 Masehi mulai dari jam 06.00 WITA Sampai selesai. meskipun kegiatan dimulai di pagi hari namun masyarakat berbondong-bondong untuk mengikutinya.

Beberapa Tahun Terakhir Kegiatan ini tidak diadakan. Sehingga dengan inisiatif pengurus Masjid, kegiatan ini coba diadakan kembali. Disampaikan oleh pengurus masjid, Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga silaturrahmi dan kekompakan masyarakat, sehingga sifat-sifat positif dalam masyarakat misalnya saja gotong royong, tetap tertanam dan terjaga dalam kehidupan masyarakat
Bersama Tokoh Agama Dan Masyarakat

Semua jenis lapisan masyarakat hadir dalam kegiatan ini, kepala desa, kepala dusun, tokoh agama, tokoh masyarakat, yang tua sampai anak-anak. Meskipun masyarakat yang hadir banyak, namun sajian topat dalam dulang masih banyak tersisa.

Sehari sebelum kegiatan dilakasanakan, kita akan melihat pemandangan disetiap rumah yang disibukkan dengan pembuatan ketupat, mulai dari memetik daun kelapa, merangkainya, sampai dimasak. Masyarakat sangat antusias dengan kegiatan ini, beberapa warga sangat berharap` agar kegiatan ini bisa diagendakan setiap tahunnya. Pengurus Masjid H. Jalaludin menyampaikan, cukup bangga dan senang melihat antusias masyarakat.


Memang topat/ketupat sering disimbolkan dengan persatuan dan persaudaraan. Kegiatan ini sangat besar dirasakan manfaatnya dalam kehidupan bermasyarakat. selain menjaga tali silaturrahmi antar masyarakat juga mendorong kesatuan dan menciptakan suasana yang hangat dan bersahabat ditengah-tengah Masyarakat.








Silahkan di share ya?


0 komentar:

Kunjungi Untuk Subscribe Yuk..