Berhasil Mendukung Program Pemda, Camat Wanasaba Dihadiahi Umroh

Camat Wanasaba dan Tim Pendamping Desa Kecamatan Wanasaba

Camat Wanasaba Saharudin atau yang Memiliki Akun Facebook "Amaq Jahre" merupakan diantara 5 Camat Yang Menerima Hadiah Umroh Dari Bupati Lombok Timur. 5 Camat yang Berprestasi tersebut yakni Camat Aikmel, Camat Sambelia, Camat Wanasaba, Camat Pringgabaya dan Camat Jerowaru.

Selain itu di Wilayah Kecamatan Wanasaba Kepala Desa Beririjarak dan Kepala Desa Bandok,l juga Ditetapkan Sebagai Penerima Hadiah Umroh  Tersebut yang Merupakan diantara 25 Kepala Desa Penerima Hadiah Umroh Tahun 2019 Dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.

Hadiah Umroh Ini merupakan Janji Bapak Bupati Sukiman Azmi diawal Pemerintahannya Bahwa Akan Memberikan Reword Umroh Kepada Camat dan Kepala Desa yang Berhasil Memurunkan Angka Stunting dan Mampu menjalankan Proses Penyelenggaraan dan Pelayanan yang baik terhdapa Masyarakat.

Ini Juga merupakan wujud Apresiasi dan penghargaan Pemerintah Daerah atas kinerja Camat dan Kepala Desa dalam upaya mendukung program pemerintah Daerah dalam menjalankan penyelenggaraan Pemerintahan Pembangunan dan Kemasyarakatan.

Pemberian hadiah umroh kepada Camat dan Kepala desa yang mampu menurunkan angka stunting di desanya merupakan sebagai bentuk penghargaan pemerintah daerah atas upaya dan usaha desa tersebut.

Camat dan Kepala Desa yang sudah ditetapkan ini tentunya merupakan Kecamatan dan  desa yang memiliki komitmen yang jelas dalam menurunkan angka stunting di wilayah  masing-masing.

-----

Surat Keputusan Bupati Lombok Timur
Tentang Penetapan Penerima Hadiah Umroh Tahun 2019.




Selamat Kepada Camat dan Kepala Desa Penerima Hadiah Umroh Dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.
Semoga Kedepannya bisa Lebih Baik Lagi. Dan ini menjadi Motivasi Bagi Camat dan Kepala Desa yang Belum Menerima.

BUMDes Beririjarak Mulai Bangkit


Kunci kemandirian desa adalah kemampuan berinovasi dan kreatif dalam menggali, mengelola serta mengembangkan potensi desa menjadi produk yang bernilai bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Kemandirian desa diwujudkan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dibentuk berdasarkan kebutuhan masyarakat dan potensi desa, dikelola secara bersama berdasar azas gotongroyong.

BUMDes harus menjadi rumah besar semua usaha di desa. Harus mampu jadi lokomotif untuk menggerakkan semua potensi desa. BUMDes bukan hanya harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa tetapi juga mendorong warga desa jadi pemain, bukan hanya menjadi penonton.  
...

Hari Ini  (Kamis, 19/12/2019) Tim Pendamping Desa Kecamatan Wanasaba Memonitoring Perkembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Beririjarak. BUMDes ini diberi nama "Alam Subur", yang diambil dari letak geografis dan Potensi Desa Beririjarak yang Memiliki banyak Lahan Subur dan Keindahan Alam karena Terletak  di Kaki Gunung Rinjani.

BUMDes Alam Subur Desa Beririjarak memiliki Beberapa Unit Usaha yang dikelola Yakni PAMDes, Home Industri, Pertanian & Peternakan, Barang dan Jasa dan Lingkungan Hidup (Pariwisata). Salah satu Produk Unggulannya adalah  Kopi Rau, Kripik Pare, Kripik Jamur timar dan beberapa Olahan Makan Ringan.

Sopian Hady (Direktur BUMDes) 

Direktur BUMDes Sopian El-Hady  menarargetkan untuk Tahun 2020 Produk-Produk BUMDes akan Mampu Bersaing di Pasaran, tentunya Hal itu harus diikuti dengan Dukungan Dari Desa Baik Dana maupun Fasilitas.



Sedangkan Melalui Bendahara Desa Beririjarak menyampaikan bahwa dalam RKPDes Tahun 2020 Pemerintah Desa Susmdah Menganggarkan Bantuan Dana Untuk BUMDes Sekitar 100 Juta. Hal ini dilakukan Karena Desa Optimis BUMDes dengan Kepengurusan yang Sekarang akan Bisa Berkembang dan Membangkitkan Perekonomian di Desa.

Kunjungi Untuk Subscribe Yuk..