Home » » Akankah ada kartini Masa Kini..??

Akankah ada kartini Masa Kini..??


  “KARTINI” merupakan sebuah nama yang terukir dalam sejarah indonesia. sosok perempuan yang telah banyak banyak berjuang membela hak-hak perempuan dan tentunya menginspirasi wanita-wanita indonesia. sepertinya dari sekian banyaknya pahlawan indonesia hanya “kartini” lah yang sangat istimewa, kenapa penulis mengatakan demikian..?? bayangkan dalam setiap tahun dalam kalender nasional ada satu hari yang khusus memperingati beliau Hari Kartini. Didalam sejarah tentunya kita tidak meragukan dan telah banyak catatan bagaimana besarnya  peran perempuan, baik dalam sejarah Islam, Nasional Maupun dalam skala Internasional. Kartini adalah salah satu sosok perempuan yang dijadikan simbol semangat dan perjuangan perempuan di Indonesia. Kartini Berhasil       memperjuangkan kesetaraan gender terhadap perempuan.

        Perempuan yang dilahirkan  pada 21 April tahun 1879 di kota Jepara, Jawa Tengah. Ia anak salah seorang bangsawan yang masih sangat taat pada adat istiadat. Setelah lulus dari Sekolah Dasar ia tidak diperbolehkan melanjutkan sekolah ke tingkat yang lebih tinggi oleh orangtuanya. Ia dipingit sambil menunggu waktu untuk dinikahkan. Kartini kecil sangat sedih dengan hal tersebut, ia ingin menentang tapi tak berani karena takut dianggap anak durhaka.


   

 Surat-surat Kartini yang dikirimkan kepada sahabat-sahabatnya yang tinggal di Belanda. Diabadikan dalam Buku karya Armijn Pane yang berjudul “Habis Gelap Terbitlah Terang” Walaupun isinya hanya sebuah surat, namun didalam surat ini terdapat perjalanan perjuangan Kartini untuk membela wanita Bumiputra yang pada saat itu dibada-bedakan dengan laki-laki. Dan di salah satu suratnya ada yang berisi curahan hati Kartini, ada yang sedih, senang, dan lain sebagainya.


    Ada beberapa hal yang perlu diingat dalam kisah kartini sehingga para perempuan  bisa mewujudkannya dalam  kehidupan. Pertama, Walaupun Kartini dilahirkan dalam golongan kelas atas menengah atau Darah biru namun ia bisa merasakan apa yang dirasakan oleh kaum perempuan miskin. hal ini tentunya berbeda dengan sekarang karena pada zaman modernisasi ini, Materialisme  erat kaitannya Dengan Perempuan. misalnya dalam kasus korupsi maupun pencucian uang perempuan seringkali dijadikan alat, bahkan sebagai pelakunya.


    Kedua, Semangat Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan perempuan  dalam hal pendidikan. Seperti kata Bijak Kong Hu cu mengatakan “ Dalam Belajar dan Menuntut Ilmu tidak ada diskriminasi dan setiap orang sama”, hal ini sepertinya mendasari Kartini untuk memperjuangkan Hak-Hak Perempuan dalam Memperoleh Pendidikan selayaknya Kaum Pria.


    ketiga, Keoptimismean Kartini yang Sadar bahwa Perempuan tidak bisa dianggap Lemah dan berperan Penting dalam Pemerintahan. Seperti diketahui pada zaman kartini, perempuan dianggap manusia yang lemah, bahkan tidak diberikan pendikan, selain itu dalam perkawinan pun seringkali dipaksa atau dijodohkan. perjuangan kartini tidak sia-sia, dalam peraturan perundangan-undangan saat ini, minimal 30% kursi di DPR diberikan kepada perempuan.


    Sesungguhnya semangat dan perjuangan Kartini bisa diteladani oleh kaum perempuan Indonesia. Bukan Hanya untuk dirayakan semata. Sehingga Akan Muncul dan Lahir Kartini-Kartini Baru , Kartini Masa Kini dan Yang akan Datang, Untuk mengelorakan semangat perubahan menyikapi persoalan bangsa dan negara menuju Indonesia Yang Lebih Baik.



Silahkan di share ya?


0 komentar:

Kunjungi Untuk Subscribe Yuk..