Bantu Syakila Untuk Biaya Berobat dan Beli Kursi Roda


Syakila atmarini tak seberuntung teman-teman sebayanya.  Putri kelahiran 17 Juli 2016 ini divonis gangguan tumbuh kembang dan microcepal oleh dokter. 

Mikrosefalus atau mikrosefali (microcephaly) adalah kondisi langka di mana kepala bayi berukuran lebih kecil dari ukuran kepala bayi normal. Mikrosefalus juga ditandai dengan ukuran otak yang menyusut serta tidak berkembang dengan sempurna. Kondisi ini bisa sudah ada sejak bayi lahir, tetapi bisa juga terjadi kemudian pada bayi normal di tahun-tahun pertama masa pertumbuhannya. (Sumber: https://www.alodokter.com/microcephaly)

Syakila saat ini sudah berumur 5 Tahun 1 Bulan,  Namun perkembangan masih tetap sama,  ia tak bisa bicara dan duduk masih tak tegak apalagi untuk berjalan. 

Dilahirkan dari Pasanagan suami Istri yang memiliki ekonomi tidak memadai dari bapak Hamdi dan Ibu Erna yang beralamatkan Dusun Lembak , Desa Wanasaba daya Kecamatan Wanasaba. 

Syakila digendong Ibunya

Menurut penuturan ibunya, syakila sudah beberapa kali dibawa berobat ke Rumah sakit RSUD Soedjono Selong,  namun karena terkendala biaya tidak serta tidak memiliki KIS kini mereka hanya bisa Pasrah. Bahkan,  Obatan2 yang syakila butuhkan pun stoknya sudah habis karena menurut Pihak RS tidak adanya pengiriman. 

Saat ini Syakila hanya bisa Makan bubur dan susu, Ibu nya beberapa kali memberikannya Nasi,  Namun Sampai Sekarang syakila Belum Bisa mengunyahnya. 


Nama: Syakila Atmarini

Umur : 5,1 th

Alamat: Lembak ,wanasaba daya

Nama ibu: Erna Muliana

Nama Ayah : Hamdi

Riwayat penyakit : gangguan tumbuh kembang dan microcepal

Riwayat: tidak bisa duduk,jalan

Kebutuhan: kursi roda ,bubur,susu.


Mohon Doa Dan Donasi Untuk Kesembuhan dan Biaya Berobat dan Kebutuhan Sehari2 Syakila atmarani anak dari ibu Erna Maulina seorang IRT Dri Wanasaba Daya,  LOTIM. Bantu Donasi dengan klik https://kitabisa.com/bantusyakilaatmarani?utm_source=socialsharing_campaigner_web_14d4d496807381a6aa9be24b7ad82837&utm_medium=share_campaign_whatsapp&utm_campaign=share_detail_campaign

Atau Bisa Transfer Langsung Ke Rekening Kangkung Lombok: 473401042482530 (BRI) an.  Moh.  Tohri 

dan Konfirmasi ke WA: 082340087179

( https://wa.me/qr/JHMNPXGLCVSEJ1).


Admin



Kades Idaman Untuk Desa Kerongkong

Saya mengenal Beliau diakhir-akhir  Tahun 2017 dan Mulai  Akrab Diawal tahun 2018 semenjak saya dipindah tugaskan dari kec.  Sembalun ke Kec. Wanasaba. Dari Saat itu,  Kami mulai intens bertemu dan dekat, sering bersama-sama  Turun melakukan pendampingan ke Desa. saya Akrab memanggil Beliau Pak Bah. 

Pak Bah ini Orangnya sangat Disiplin dan Rajin, Pengetahuannya tentang Perencanaan dan Tata Kelola pembangunan di desa sangat mumpuni.  Saya yang hampir sering membersamainya baik fasilitasi, koordinasi, Monitoring serta advokasi ke desa-desa cukup kagum dibuatnya.  Dari situ saya banyak belajar dan berlatih dari beliau, khususnya tentang pemberdayaan masyarakat Desa. 

Mungkin Karena Kegundahan hatinya,  di awal Tahun 2020 ia berkonsultasi untuk ikut dalam seleksi Sekdes di Desanya,  Ia beranggapan bahwa Keahliaan dan pengalaman dimilikinya harus membrikan manfaat bagi orang2 sekitarnya. Disini saya bangga mengenal beliau yang mempunyai konsep yang luar biasa, berani keluar dari zona nyaman dan memiliki cita-cita membangun desanya Sendiri. 

Setelah melalui Proses,  Akhirnya beliau terpilih menjadi Sekdes Desa Kerongkong. Namun Diperjalannya menjadi Sekdes ternyata tidak membebaskannya untuk berbuat dan bertindak. Sehingga di Pilkades serentak Tahun ini,  memberanikan Maju berkontestasi menjadi Kepala Desa. 

Sebagai Orang Yang Pernah menjadi Rekan Kerjanya,  Beliau memang sangat layak dan kompeten untuk menjadi kepala Desa,  pengetahuan dan pengalamannya dalam pembangunan, Tata Kelola,  dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.  Dan Sesungguhnya yang seperti inilah yang kita harapkan mengisi ruang2 demokrasi,  Mencalonkan diri bukan karena motivasi lain,  tapi memang juga memiliki kompetensi untuk menjalankan pembangunan desa. 

Terakhir,  Untuk Sahabat dan Semeton2 saya Warga Kerongkong Kecamatan Suralaga,, Jangan sampai salah Pilih,  lalu kemudian Menyesal 6 Tahun Kedepan.  Pilihlah yang sudah Teruji dan Berpengalaman, baik pengetahuannya maupun kegiatan2nya.. 

Bahtiar Rifa'i Untuk Desa Kerongkong,,

Ingat Nomor Satu, Untuk Kerongkong yg Lebih Maju...  Terbukti dan Teruji..

Berhasil Mendukung Program Pemda, Camat Wanasaba Dihadiahi Umroh

Camat Wanasaba dan Tim Pendamping Desa Kecamatan Wanasaba

Camat Wanasaba Saharudin atau yang Memiliki Akun Facebook "Amaq Jahre" merupakan diantara 5 Camat Yang Menerima Hadiah Umroh Dari Bupati Lombok Timur. 5 Camat yang Berprestasi tersebut yakni Camat Aikmel, Camat Sambelia, Camat Wanasaba, Camat Pringgabaya dan Camat Jerowaru.

Selain itu di Wilayah Kecamatan Wanasaba Kepala Desa Beririjarak dan Kepala Desa Bandok,l juga Ditetapkan Sebagai Penerima Hadiah Umroh  Tersebut yang Merupakan diantara 25 Kepala Desa Penerima Hadiah Umroh Tahun 2019 Dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.

Hadiah Umroh Ini merupakan Janji Bapak Bupati Sukiman Azmi diawal Pemerintahannya Bahwa Akan Memberikan Reword Umroh Kepada Camat dan Kepala Desa yang Berhasil Memurunkan Angka Stunting dan Mampu menjalankan Proses Penyelenggaraan dan Pelayanan yang baik terhdapa Masyarakat.

Ini Juga merupakan wujud Apresiasi dan penghargaan Pemerintah Daerah atas kinerja Camat dan Kepala Desa dalam upaya mendukung program pemerintah Daerah dalam menjalankan penyelenggaraan Pemerintahan Pembangunan dan Kemasyarakatan.

Pemberian hadiah umroh kepada Camat dan Kepala desa yang mampu menurunkan angka stunting di desanya merupakan sebagai bentuk penghargaan pemerintah daerah atas upaya dan usaha desa tersebut.

Camat dan Kepala Desa yang sudah ditetapkan ini tentunya merupakan Kecamatan dan  desa yang memiliki komitmen yang jelas dalam menurunkan angka stunting di wilayah  masing-masing.

-----

Surat Keputusan Bupati Lombok Timur
Tentang Penetapan Penerima Hadiah Umroh Tahun 2019.




Selamat Kepada Camat dan Kepala Desa Penerima Hadiah Umroh Dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.
Semoga Kedepannya bisa Lebih Baik Lagi. Dan ini menjadi Motivasi Bagi Camat dan Kepala Desa yang Belum Menerima.

BUMDes Beririjarak Mulai Bangkit


Kunci kemandirian desa adalah kemampuan berinovasi dan kreatif dalam menggali, mengelola serta mengembangkan potensi desa menjadi produk yang bernilai bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Kemandirian desa diwujudkan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dibentuk berdasarkan kebutuhan masyarakat dan potensi desa, dikelola secara bersama berdasar azas gotongroyong.

BUMDes harus menjadi rumah besar semua usaha di desa. Harus mampu jadi lokomotif untuk menggerakkan semua potensi desa. BUMDes bukan hanya harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa tetapi juga mendorong warga desa jadi pemain, bukan hanya menjadi penonton.  
...

Hari Ini  (Kamis, 19/12/2019) Tim Pendamping Desa Kecamatan Wanasaba Memonitoring Perkembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Beririjarak. BUMDes ini diberi nama "Alam Subur", yang diambil dari letak geografis dan Potensi Desa Beririjarak yang Memiliki banyak Lahan Subur dan Keindahan Alam karena Terletak  di Kaki Gunung Rinjani.

BUMDes Alam Subur Desa Beririjarak memiliki Beberapa Unit Usaha yang dikelola Yakni PAMDes, Home Industri, Pertanian & Peternakan, Barang dan Jasa dan Lingkungan Hidup (Pariwisata). Salah satu Produk Unggulannya adalah  Kopi Rau, Kripik Pare, Kripik Jamur timar dan beberapa Olahan Makan Ringan.

Sopian Hady (Direktur BUMDes) 

Direktur BUMDes Sopian El-Hady  menarargetkan untuk Tahun 2020 Produk-Produk BUMDes akan Mampu Bersaing di Pasaran, tentunya Hal itu harus diikuti dengan Dukungan Dari Desa Baik Dana maupun Fasilitas.



Sedangkan Melalui Bendahara Desa Beririjarak menyampaikan bahwa dalam RKPDes Tahun 2020 Pemerintah Desa Susmdah Menganggarkan Bantuan Dana Untuk BUMDes Sekitar 100 Juta. Hal ini dilakukan Karena Desa Optimis BUMDes dengan Kepengurusan yang Sekarang akan Bisa Berkembang dan Membangkitkan Perekonomian di Desa.

Sosialisasi kesehatan tentang penanganan stunting menuju desa sehat dan Ramah Anak Desa Mamben Baru.


Camat Wanasaba, Saharudin STTP Memberikan sambutan sekaligus membuka acara sosialisasi.

Dalam Rangka Pencegahan Stunting yang kini menjadi fokua kerja pemerintah baik pusat, provinsi maupun Kabupaten, Pemerintah Desa Mamben Baru mengadakan Sosialisasi kesehatan tentang penanganan stunting menuju desa sehat dan Ramah Anak Di Halaman Kantor Desa Mamben Baru Kecamatan Wanasaba, Senin (26/08/2019).

Pembicara yang dihadirkan dalam kesempatan ini merupakan para ahli dan pakar di bidang kesehatan dan psikologi anak, yakni L.M Anwar MPH (Kepala perhimpunan gizi kabupaten Lombok Timur),  Dr. Fathurrahman (Ahli Penanganan Stunting/Kabag Kesra Lotim)9 Usman Mekka (BKKBN Lotim) dan Lalu Yulchaidir M.Psi.Psikoloq (Ketua HIPSI NTB).

Kegiatan dibuka langsung oleh Bapak Camat Wanasaba, Saharudin STTP,  Dalam Sambutannya Pihak kecamatan sangat mengapresiasi pemerintah desa Mamben Baru yang telah Bersungguh-sungguh dalam menangani Stunting yang itu merupakan salah satu Harapan dan Instruksi Bapak Bupati Lombok Timur kepada Semua Kepala Desa. Diantara desa-desa di kecamatan Wanasaba, Desa Mamben Baru adalah Desa yang paling serius dan Fokus terhadap penangan Stunting. Ini dilihat dari kegiatan dan program-program yang sudah dijalankan. Perlu diketahui di Desa Mamben Baru ada inovasi yang dinamai dengan "GARASI" (Gerakan Sadar Asi), ini adalah salah satu langkah pemerintah desa Mamben Baru untuk mencegah stunting.

Pembicara pertama L.M Anwar Dalam paparannya menyebut bahwasanya ASI (Air Susu Ibu) merupakan Makanan terbaik bagi anak. Sehingga Desa selain menganggarkan Pemberian Makanan tambahan (PMT) bagi anak-anak diposyandu juga semestinya memberikan PMT kepada ibu hamil juga. Penanganan stunting akan jauh lebih mudah dalam fase 1000 hari pertama kehidupan. Sehingga dalam fase itu Asupan gizi yang utama bagi bayi adalah tetap ASI.

Selanjutnya, Usman Mekka yang juga merupakan bagian dari DP3AKB dan juga adalah Sekretaris Kren Lombok menjelaskan Tentang gangguan sel saraf Neuron yang disebabkan oleh salah asupan gizi baik saat kehamilan maupun pasca, serta dampak pola asuh yang salah. Neuron Sangat aktif  bekerja mengumpulkan informasi saat masih balita. Kecerdasan Anak tergantung banyaknya sel neuron yang berhubungan satu sama lain didalam otak.

Dr. Fathurrahman (Pakar Stunting)

Ahli Penanganan Stunting, Dr. Fathurrahman menjelaskan secara gamblang dan jelas tentang stunting, penyebab serta dampak dan resikonya pada anak. Ia menjelaskan bahwa Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita Akibat kurang asupan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK). Dalam pencegahan stunting Dr. Fathurrahman menekankan bahwa yang menjadi sasaran prioritas adalah ibu hamil dan anak usia 0-23 bulan atau rumah tangga 1000 HPK. Diingatkan juga sasaran penting pencegahan stuntin mesti dilakukan pada anak usia 24-29 bulan wanita usia subur atau remaja putri, Dua Sasaran Pencegahan dan penanganan ini akan menurunkan angka stunting.

Kemudian Pemateri  Terakhir Lalu Yulchadir M.Psi, Psikoloq. Adalah Pakar parenting atau pengasuhan anak didalam keluarga. Secara detail ia menjelaskan tentang peran oranf tua dalam pertumbuhan dan kecerdasan anak. Selain Makanan, Lingkungan juga sangat berpengaruh pada perkembangan anak sehingga peran orang tua sangat penting, Karena itu ia menyarankan pada orang tua harus memiliki keterampilan Pengasuhan atau ilmu parenting.

Pencegahan Dan Penangan stunting tentunya tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak atau lembaga saja. Harus ada kerjasama yang terintegrasi dalam menyikapi stunting ini.Hal inilah yang disampaikan Kepala Desa Mamben Baru, Lukman S.Pd.I. Desa tentunya tidak bisa bekerja sendiri, sehingga konvergensi stunting mesti dilakukan. Kegiatan ini meruapaka upaya untuk menuju kesitu. Tambahnya, dengan dilaksanakan kegiatan ini Lembaga-lembaga didesa, Kader Posyandu, PKK dan Masyarakat Paham dan mengerti tentang stunting dan parenting sehingga mau bekerjasama dengan pemerintah desa dalam penanganan stunting.Kemudian Kepala Desa yang cukup  muda ini juga sangat mengharapkan Baik dari dinas kesehatan, Puskesmas, Kecamatan, pendamping dan semua pihak untuk memberikan  bimbingan dan Perhatian khusus kepada desa mamben baru. (*)

Kepala Desa, Puskesma, Pendamping Desa, PKK, KPM, Kader Posyandu, TPID, guru PAUD, Bentuk Rumah Desa Sehat (RDS) Desa Mamben Baru.


Lihat Dokumentasinya di : https://youtu.be/HWVesnaS_mE

(Jangan Lupa Like, Subcribe dan Ikuti Channel Youtube Kami ya..)  😊

Menanamkan Jiwa Kritis dengan Lomba Menulis Surat.


Hari Kemerdekaan 17 Agustus biasanya diisi dengan berbagai macam perlombaan. Setiap Lomba tentunya mempunyai tujuan dan makna tersendiri, semisal  menguji kekompakan dan kebersamaan. Hal demikian merupakan salah satu cara bagaimana mengenang perjuanagan para pahlawan.

Dikepanitian HUT RI di Desa, Saya berinisiasi membuat Lomba Menulis Surat Untuk Bapak Kepala Desa. Lomba ini  mungkin paling jarang peminatnya diantara lomba-lomba yang kami adakan. Namun Hal itu tidak membuat saya dan temen-temen surut, karena setidaknya yang kita inginkan adalah bagaimana lomba juga bisa menjadi edukasi bagi masyarakat.

Lomba menulis surat untuk kepala desa ini merupakan salah satu kegiatan lomba dalam rangka menyambut dan memeriahakan Hari Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia di Desa Aikmel Timur.
...
Masa Depan Sebuah Desa maupun Bangsa  bisa dinilai dari wajah generasinya. Jika generasinha baik maka akan baik pula desa atau bangsa tersebut. Begitupun sebaliknya jika genarasi rusak maka masa depan desa dan bangsa akan rusak pula.

Demi melahirkan generasi yang baik yang memilik Rasa Kepedulian terhadap lingkungan atau persoalan sekitar  sudah semestinya sedini mungkin ditanamkan kepada generasi penerus.

Lomba Menulis Surat ini sejatinya bertujuan untuk menelurkan rasa kritis dan optimis bahkan sebisa mungkin menghilangkan sifat apatis serta pesimistis kepada generasi penerus.   Kepekaan mereka terhadap lingkungan masyarakat bisa dituangkan dalam sepucuk Surat sebagai wujud menyuarakan aspirasi.

Sasaran Peserta adalah siswa siswi yang duduk dibangku SD. Dengan menggunakan Bahasa yang sederhana harapannya keinginan atau harapan mereka selama ini bisa dicurakan lewat surat tersebut.

Selain membangun jiwa kritis, Lomba ini juga  adalah langkah awal untuk membudayakan literasi, membaca dan menulis. sebagaimana yang kita ketahui dizaman 4.0 ini budaya malas membaca dan menulis sudah menjamur. Kebanyakan generasi bahkan masyarakat dewasa lebih banyak waktunya bermain sosial media, game online, atau berbagai aplikasi yang bisa menurunkan kecerdasan mereka.

Dengan momentum Hari Kemerdekaan, tepat dan bijak jika diisi dengan hal-hal positif. Kegiatan apapun Harus memilki unsur Refleksi kembali Semangat Perjuangan Para Pahlawan, Menumbuhkan Jiwa Nasionalis dan Persatuan dalam Kebhinekaan, Serta Merawat Budaya dan Pancasila sebagai Dasar Negara. (18/08/2019)

Video: https://youtu.be/ceQUy_nMqQ0

(Jangan Lupa Subcribe dan Follow ya 😊)

Wakil Gubernur NTB Resmikan Bank Sampah Al-Fadhila Desa Aikmel Timur.


Selasa, (13/08/2019). Program Zero Waste yang digagas Pemerintah Provinsi NTB semakin banyak mendapat dukungan masyarakat. Hari ini,  giliran masyarakat Kabupaten Lombok Timur, tepatnya di Desa Aikmel Timur, Kecamatan Aikmel, yang menggagas Bank Sampah, untuk mendukung Zero Waste.

ZERO WASTE Adalah sebuah program yang dimana merubah kita menjadi semakin peduli terhadap pentingnya lingkungan yang bersih,sehat dan indah. Program NTB ZERO WASTE yang di susun oleh Gubernur dan Wakil Gubernur (Dr. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. - Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd.) yang kini semakin dikenal
 masyarakat sampai ke Desa-Desa.

Pemerintah Prov. Berharap di setiap Desa di bentuk sebuah Bank Sampah, dimana Bank Sampah tersebut akan bergerak merubah sampah menjadi sumber daya untuk menjadikan masyarakat sekitar mendapatkan hasil dari pengelolaan sampah tersebut.
Seperti halnya Bank Sampah Al- Fadhila Aikmel Timur yang pada hari ini 13 Agustus 2019 melonching Bank sampahnya yang langsung di resmikan oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, "Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd."

Dalam paparan Wakil Gubernur saat melaunchig Bank Sampah Al-Fadhila, Berharap dorongan dan kerja samanya untuk mensukseskan program NTB ZERO WASTE, dengan tetap bergontong royong,bekerja sama dalam penanganan sampah yang ada di Lingkungan Maupun di Desa, karena pemerintah tidak akan pernah bisa mensukseskan program apapun tanpa ada bantuan dari semua masyarakat.

Sedangkan Kepala Desa Aikmel Timur, Rasidi dalam Sambutannya, Pengelolaan Sampah di Desa Aikmel Timur masih terkendala lahan sehingga harapannya pemerintah provinsi ataupun kabupaten dapat membantu ketersedian lahan untuk pengelolaan sampah.

Selain itu, Rasidi juga menyebutkan bahwa penanganan sampah merupakan salah satu prioritas program didesa, sehingga dalam Bursa Inovasi Desa, Komitmen Pemdes Aikmel Timur ingin menuntaskan persoalan sampah dengan Sistem Bank Sampah.

Kegiatan Launching ini juga dihadiri oleh beberapa OPD Baik dari Tingkat Provinsi maupun Kabupaten Lombok Timur. Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi, Dinas LHK, Dan Dinas PMD kabupaten Lombok Timur. (*)

Kunjungi Untuk Subscribe Yuk..