Road To GP (Gerakan Pelajar)


Momen Berbagi Pengalaman dan Pengetahuan dengan Adik-adik Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Aikmel. Membersamai Mereka dalam Kegiatan Makesta Angkatan I dan Memberikan Dasar dasar Tentang Keorganisasian dan Kepemimpinan.

Bertempat di Gedung Pemuda Pondok Pesantren Al Mannan Desa Bagik Nyaka Santri pada Sabtu minggu tanggal 12-13 Maret 2022, yang diikituti oleh 25 Peserta dari delegasi santri/wati Pondok Pesantren di seputaran Aikmel.

Pesan Saya Kepada Mereka ; " Pelajar adalah pemegang tonggak kemajuan bangsa, mencetak generasi berkualitas harus melalui sarana berkualitas dan ditangani oleh Ahli yang berkualitas pula. IPNU dan IPPNU adalah Wadah berkualitas untuk mencetak generasi berkualitas untuk masa depan NU, Masa Depan Bangsa. IPNU dan IPPNU adalah kader penerus perjuangan ulama".

Harapan untuk Mereka adalah untuk tetap semangat berproses dan trus belajar. Jaya dan Tumbuh Subur Tunas-Tunas Ulama dan Bangsa.

Perayaan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW dan Harlah Pondok Pesantren Sirojul Ulum ke-20


Alhamdulillah Puncak Kegiatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW dan Harlah Pondok Pesantren Sirojul Ulum ke-20 Berjalan Dengan Lancar Dan Sukses.

Puncak Kegiatan Harlah ini banyak di hadiri oleh Para Tuan Guru dan Tokoh diantaranya:
- Dr. KH. M. Zaidi Abdad, M.A (A'wan PBNU /Kakanwil Depag NTB)
- TGH. Ma'rif Makmun (Rais Syuriah PCNU Loteng / Mustasyar PWNU NTB)
- TGH. Baha'uddin NB (Rais Syuriah PCNU Lotim / Mustasyar PWNU NTB)
- TGH. Athar Izuddin (Mustasyar PWNU NTB)
- TGH. Ishaq Abdul Ghani (Ketua MUI Lotim)
- TGH. Sahfari Hasim
- Ust. Ahmad Tanwir, M.Pdi (Syuriah PCNU Lotim)
- H. Sukiman Azmi (Bupati Lotim)
- H. Ahsanul Kholik (Kadis Sosial NTB)
- Dandim 1615 Lombok Timur
- H. Ahman Sukisman (DPD RI)
- H. Abdul Wahid (DPRD Prov. NTB)
- H. Suardi, S.H, M.Pdi (Kasubag TU Depag Lotim)
- Assairul Kabir (Sekertaris PCNU Lotim)
- Ismul Basar, S.P (Ketua Baznas Lotim)
- Camat Wanasaba
- Kapolsek Wanasaba
- Danramil 1615/Aikmel
- Para Tokoh Gerakan Masyarakat Pembela Aswaja
Dan banyak lagi tokoh tokoh yang tidak bisa di sebutkan.



Dengan banyaknya para Tuan Guru dan Tokoh yang hadir, ini menandakan kebarokahan yang di berikan oleh Allah SWT kepada Pondok Pesantren Sirojul Ulum di Harlahnya ke-20 Tahun.

Salahsatu kemuliaan yang kita dapatkan jika hadir dan berkumpul dengan orang orang sholeh adalah; sepertimana yang disebutkan oleh Hujjatul Islam Imam Al Ghozali dalam Kitab Tambihul Ghofilin :

من جلس مع الصالحين زاده الله الرغبة فى الطاعات

Barangsiapa Yang Suka Duduk Bersama Orang Orang Sholeh, Allah Akan Menambahkan Perasaan Cinta Kepada Amalan Amalan Keta’atan

ومن جلس مع العلماء زاده العلم والورع

Dan Barangsiapa Yang Suka Duduk Bersama Para Ulama’, Maka Allah Akan Menambah Ilmu Padanya dan Perasaan Tidak Cintakan Dunia.

Semoga dengan Hadirnya kita dalam kegiatan Isra' Mi'raj Dan Harlah Ke-20 Pondok Pesantren Sirojul Ulum yang bertabur Ulama & Tokoh Serta Ribuan jama'ah, Kita mendapatkan apa yang telah disebutkan diatas oleh Hujjatul Islam Imam Ghozali. Amin..

Sekali lagi... Selamat & Sukses Harlah Ke-20 Pondok Pesantren Sirojul Ulum.










(*) Sumber : TGH. Moch. Zahidi Akmal



Pagar Nusa Lombok Timur, Siap Ikuti kejuaraan Nasional.

Kopi Pendekar

Sembari Meneguk Kopi, Bertarung MelawanAsumsi, Probality dan Ilusi.  Memecahkannya Dengan Strategi dan Solusi.

Membersamai Ketua Pencak Silat Pagar Nusa Menyiapkan Jurus dan Merancang Strategi Menyambut Kejuaraan Nasional. 

Semangat.. Optimis..!

Kita Bisa.. Kita juara...

Yuk.. Simak Ulasan Beritanya di Link dibawah Ini..:

✓ Usai Seleksi, Atlet Pesilat Pagar Nusa Siap ke Nasional Maret https://qolama.com/?p=10035

✓https://lombok.tribunnews.com/2022/02/28/atlet-pencak-silat-lombok-timur-siap-menuju-kejuaraan-nasional

✓https://www.selaparangnews.com/2022/02/pagar-nusa-lotim-sukses-gelar-seleksi.html

✓https://lombokkita.com/2022/02/27/seleksi-atlet-kejuaraan-nasional-pencak-silat-nahdlatul-ulama-pagar-nusa-se-ntb-tahun-2022/

✓https://skalalombok.blogspot.com/2022/03/agenda-seleksi-atlet-kejuaraan-nasional.html

✓NTB Berangatkan 21 Atlet Pencak Silat ke Kejuaraan Nasional Pagar Nusa di Jawa Tengah https://www.dkliknews.com/olahraga/pr-3482761789/ntb-berangatkan-21-atlet-pencak-silat-ke-kejuaraan-nasional-pagar-nusa-di-jawa-tengah

(*)

#PagarNusa #PencakSilat #LombokTimur

Sukses Wisuda, Ansori Mampu Melawan Segala Rintangan

Namanya Muhammad Ansori,  Al-Kisah Ia Diberikan Nama Karena terinspirasi dari Kehebatan Dan Kekuatan Pasukan ANSOR Kala itu..

Dengan segala kekurangan dan Cobaan dihidupnya,  Hari ini Akhirnya Resmi menyandang Gelar Sarjana.  Tentu itu bukan perjuangan yang Mudah baginya,,  Namun sesuai Namanya tadi,  Ia tetap tangguh dan Perkasa menghadapi Rintangan yang ada.

Selamat Wisuda Sahabat Muhammad Ansori,, Semoga ilmu yang didapatkan bisa bermanfaat serta Berkah.. 





"Perjalan Hidup yang Keras,  Membesarkan Jiwa yang berkualitas dan berkelas" 

#kangkungisme

Kecakapan Penting Anak Muda

HARI Ahad (29/8) lalu, saya diminta rekan-rekanita IPNU-IPPNU Lombok Timur untuk menjadi salah seorang pembicara di kegiatan Latihan Kader Muda (LAKMUD) yang bertempat di Ponpes Al Manan, Bagek Nyaka, Lombok Timur. Ponpes itu kini dipimpin oleh TGH.Zamharir Abdul Manan, salah seorang putra TGH.Abdul Manan, pendiri madrasah Jamaluddin. 

Ponpes itu bukan tempat yang asing bagi saya. Sejak usia sekolah dasar, setiap lebaran saya sering diajak ziarah oleh amarhum bapak kepada para tuan guru dan ziarah makam di Bagek Nyaka. Lokasi pondok saya, Ponpes Al Mujahidin juga tidak jauh dari sana. Kini pondok saya telah berubah nama menjadi Hidayatul Islamiah. Saya mulai nyantri Al Mujahidin ketika mulai naik kelas 3 SMP, sampai tamat SMA. Tentu saja saya punya kenangan (memori) yang tidak sedikit tentang Bagek Nyaka. 

Oleh panitia LAKMUD saya disodorkan materi tentang analisis media. Peserta LAKMUD ini 60 orang lebih. Bagi saya ini materi tingkatan advan (atas). Materi yang cocok bagi orang yang sudah lama mengkonsumsi berbagai macam media, baik media massa cetak, elektronik atau online. Saya sendiri mulai berkenalan dan mempelajari tema ini setelah sekian tahun aktif di pers kampus LPM RO’YUNA STAIN (sekarang UIN) Mataram dan menjadi anggota Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) di Mataram. 

Itu juga dibarengi dengan banyak membaca buku-buku tentang media diperpustakaan daerah, mengikuti pelatihan jurnalistik dan mengikuti investigasi. Sebagai aktivis pers kampus dan bercita-cita ingin bekerja sebagai wartawan (media), saat itu saya gemar sekali membaca berbagai hal tentang media. Untuk melengkapi kegemaran saya membaca tentang media itu, saya senang sekali mengetahui majalah PANTAU terbit. Majalah yang secara khusus mengulas sepak terjang wartawan dan pengelola media cetak, radio dan tv. 

Saat itu belum ada media online belum seramai sekarang. Meski harga majalah PANTAU lumayan mahal untuk ukuran kantong mahasiswa seperti saya, setiap bulan saya menyisihkan uang makan agar bisa membeli majalah itu diloper koran yang terdapat Mataram Mall. Satu-satunya pedagang yang menjual majalah yang digawangi oleh Andreas Harsono dan mengusung jurnalisme sastra.           

Hemat saya, anggota IPNU-IPPNU sebagian besar berasal dari desa dan masih menjadi santri, pengenalan mereka terhadap media masih kurang. Maka akan sulit untuk diajak bicara analisis media, baik dari segi isi (judul, foto, tata letak), ideologi atau jaringan bisnis serta politik pemilik media. Saya khawatir itu akan jadi angin lalu saja bagi mereka, bukan menjadi pengetahuan atau pemahaman penting bagi mereka. 

Setiap diminta menjadi pembicara atau diundang menyampaikan materi, saya terus berusaha menyampaikan hal-hal yang dekat dan akrab dengan seharian peserta. Bukan hal-hal jauh atau wacana-wacana melangit yang tidak diketahui atau akrabi oleh peserta dalam kehidupannya sehari-hari. 

Akibatnya daya tangkap atau serap mereka terhadap materi itu akan terbatas. Itu akan terlihat pada sesi percakapan, dialog atau tanya jawab antara pembicara dan peserta akan minim alias tidak nyambung. Peserta hanya akan menjadi pendengar, pasif dan mudah bosan. 

Untuk itu saya lebih suka membahas empat (4) kecakapan atau keterampilan utama yang mesti dimiliki anak muda, terutama bagi pelajar, mahasiswa anggota IPNU-IPPNU. Mungkin anda sudah sering mendengarkan hal ini, tapi pengamatan dan pengalaman saya nyantri, sekolah, kuliah dan bekerja– kecakapan itu sangat penting dimiliki oleh semua orang. Ini menyangkut tentang diri mereka, mungkin juga kondisi dan situasi yang mereka hadapi saat ini. Tugas pembicara membantu mengurai problem yang mungkin mereka hadapi. 

Pertama, Listening (Mendengar). Kecakapan mendengarkan itu sangat penting dimiliki semua orang. Dengan mendengar secara baik kita akan mengetahui dan memahami sesuatu dengan baik. Pada tahap ini lah proses penerimaan dan memasukkan informasi atau pengetahuan itu dimulai kemudian membentuk kita akan menjadi apa dan melakukan apa kita dimasa yang akan datang. 

Mengetahui cara mendengar yang baik dan benar, sangat bermanfaat menyerap hal-hal baik. Dan kita berhak memilih apa yang perlu didengar dan apa yang tidak perlu, agar informasi yang masuk  ke kita juga baik dan positif. Pada zaman banjir informasi  yang dibawa oleh media catak, online dan tv saat ini, kita dituntut untuk kritis dan selektif mendengar serta mengkonsumi (menerima) informasi.      

Kedua, Reading (Membaca). Membaca itu memasukkan, dengan banyak membaca kita sesungguhnya memasukkan berbagai hal yang akan membentuk pikiran dan mental kita. Hasil bacaan itu akan menentukan cara kita berpikir, cara kita melihat tantangan, solusi dan keputusan kita. Sadar atau tidak, apa yang kita baca akan membuka pikiran kita dalam melihat dunia masa lalu, sekarang dan masa depan kita. 

Ketiga, Speaking (Berbicara). Kemampuan berbicara yang baik bukan hanya sangat penting dalam berkomunikasi dengan orang lain yang berada bersama kita, namun juga penting ketika kita menyampaikan ide, gagasan, pandangan atau kritik kita terhadap sesuatu atau kejadian yang terjadi. 

Orang-orang yang memiliki kemampuan bicara yang baik, tertata, terstruktur dan mudah dipahami oleh orang lain tentu akan lebih mudah mencari pekerjaan, lebih mudah menyampaikan ide dan gagasannya. Lebih sering dipercaya dan dijadikan pemimpin dalam berbagai bidang. Gagasan atau ide yang tidak terkomunikasikan kepada orang lain hanya akan dinikmati oleh diri sendiri. Dan gagasan seperti itu tidak akan berkembang secara luas.    

Berbeda dengan orang yang bicara belepotan, tidak jelas, ngambang atau publik speakingnya buruk. Ia akan sulit berkomunikasi dan menjalin relasi, kerjasama dengan orang lain. Bukan kah setiap relasi dan kerjasama bisa membukan berbagai kesempatan persahabatan dan peluang rezeki baik yang sifatnya material maupun non material.        

Keempat, Writing (Menulis). Hampir semua profesi membutuhkan kemampuan menulis.  Kalau mendengarkan dan membaca itu memasukkan, maka berbicara dan menulis itu sesungguhnya mengeluarkan. Dengan tulisan orang menyampaikan ide, gagasan dan  pengetahuan. Dengan tulisan, ilmu pengetahuan, agama, tehologi dan kebudayaan jadi berkembang. 

Orang yang terbiasa menyampaikan ide, gagasan dan pengetahuannya dalam bentuk tulisan tentunya membutuhkan proses membaca dan belajar terus menerus. Ia ingin selalu tahu dan ingin belajar banyak hal agar tidak salah atau keliru memahami sesuatu. Ia terpanggil untuk menjadi menusia pembelajar, manusia yang bisa memberi, berbagi manfaat kepada orang lain melalui ide, gagasan atau pengetahuan yang ia tulis. Sampai kapan pun, kemampuan menulis akan selalu dibutuhkan dan perlukan oleh ummat manusia.

Saya selalu terpesona dan kagum kepada orang yang memiliki kemampuan listening, reading, speaking dan writing yang baik. Orang-orang yang memiliki empat kemampuan itu tentu memiliki posisi penting dan strategis ditengah masyarakat dan komunitasnya. Empat kemampuan itu juga akan menentukan kesuksesan dan capaian karir pekerjaannya.    

Empat hal diatas kedengarannya mudah dan sederhana, tapi hal itu tidak cukup untuk diketahui dan hapal. Ia akan menjadi pengetahuan, keterampilan dan kecakapan mana kali dilakukan dan praktekkan secara terus menerus. Empat kecakapan itu bukan ilmu warisan tapi ilmu yang bisa dipelajari dan akan dapat dipetik manfaat kalau ada kemauan dan kesungguhan mempelajari dan mempraktekkan.

Tak percuma saya menyampaikan 4 hal kecakapan penting itu kepada peserta, 5 orang penanya menyampaikan pertanyaan kepada saya. Pada hal saat itu waktu sudah sore dan menjelang waktu magrib tiba. Ada yang bertanya bagaimana cara bicara yang baik,  terstruktur dan tidak loncat-loncat ?. Bagaimana melatih kemampuan menulis tanpa punya media sosial ? Apa nama-nama media oposisi (kontra) dan dukung (pro) pemerintah ?  Bagaimana cara memilih bahan bacaan yang bermanfaat ? Bagaimana langkah-langkah menulis agar tulisan kita manarek dan disukai pembaca ? 

Dari beragam pertanyaan peserta LAKMUD itu kita bisa belajar dan mengukur sejauhmana daya tangkap dan pemahaman para pendengar/peserta terhadap materi yang kita sampaikan. Di sanalah salah satu letak kepuasan seorang pembicara atau pematari. Itu bisa menjadi bahan evaluasi dan pelajaran tersendiri sebagai pembicara (speaker). Ibarat memilih makanan, tuan rumah mesti bisa memilih makanan yang tepat bagi anak-anak, remaja atau orang tua agar makanan tersebut memberi manfaat bagi yang mengkonsumsi. [*]

* Penulis : Yusuf Tantowi (Peneliti /Kader Muda NU) 

Bantu Syakila Untuk Biaya Berobat dan Beli Kursi Roda


Syakila atmarini tak seberuntung teman-teman sebayanya.  Putri kelahiran 17 Juli 2016 ini divonis gangguan tumbuh kembang dan microcepal oleh dokter. 

Mikrosefalus atau mikrosefali (microcephaly) adalah kondisi langka di mana kepala bayi berukuran lebih kecil dari ukuran kepala bayi normal. Mikrosefalus juga ditandai dengan ukuran otak yang menyusut serta tidak berkembang dengan sempurna. Kondisi ini bisa sudah ada sejak bayi lahir, tetapi bisa juga terjadi kemudian pada bayi normal di tahun-tahun pertama masa pertumbuhannya. (Sumber: https://www.alodokter.com/microcephaly)

Syakila saat ini sudah berumur 5 Tahun 1 Bulan,  Namun perkembangan masih tetap sama,  ia tak bisa bicara dan duduk masih tak tegak apalagi untuk berjalan. 

Dilahirkan dari Pasanagan suami Istri yang memiliki ekonomi tidak memadai dari bapak Hamdi dan Ibu Erna yang beralamatkan Dusun Lembak , Desa Wanasaba daya Kecamatan Wanasaba. 

Syakila digendong Ibunya

Menurut penuturan ibunya, syakila sudah beberapa kali dibawa berobat ke Rumah sakit RSUD Soedjono Selong,  namun karena terkendala biaya tidak serta tidak memiliki KIS kini mereka hanya bisa Pasrah. Bahkan,  Obatan2 yang syakila butuhkan pun stoknya sudah habis karena menurut Pihak RS tidak adanya pengiriman. 

Saat ini Syakila hanya bisa Makan bubur dan susu, Ibu nya beberapa kali memberikannya Nasi,  Namun Sampai Sekarang syakila Belum Bisa mengunyahnya. 


Nama: Syakila Atmarini

Umur : 5,1 th

Alamat: Lembak ,wanasaba daya

Nama ibu: Erna Muliana

Nama Ayah : Hamdi

Riwayat penyakit : gangguan tumbuh kembang dan microcepal

Riwayat: tidak bisa duduk,jalan

Kebutuhan: kursi roda ,bubur,susu.


Mohon Doa Dan Donasi Untuk Kesembuhan dan Biaya Berobat dan Kebutuhan Sehari2 Syakila atmarani anak dari ibu Erna Maulina seorang IRT Dri Wanasaba Daya,  LOTIM. Bantu Donasi dengan klik https://kitabisa.com/bantusyakilaatmarani?utm_source=socialsharing_campaigner_web_14d4d496807381a6aa9be24b7ad82837&utm_medium=share_campaign_whatsapp&utm_campaign=share_detail_campaign

Atau Bisa Transfer Langsung Ke Rekening Kangkung Lombok: 473401042482530 (BRI) an.  Moh.  Tohri 

dan Konfirmasi ke WA: 082340087179

( https://wa.me/qr/JHMNPXGLCVSEJ1).


Admin



Kades Idaman Untuk Desa Kerongkong

Saya mengenal Beliau diakhir-akhir  Tahun 2017 dan Mulai  Akrab Diawal tahun 2018 semenjak saya dipindah tugaskan dari kec.  Sembalun ke Kec. Wanasaba. Dari Saat itu,  Kami mulai intens bertemu dan dekat, sering bersama-sama  Turun melakukan pendampingan ke Desa. saya Akrab memanggil Beliau Pak Bah. 

Pak Bah ini Orangnya sangat Disiplin dan Rajin, Pengetahuannya tentang Perencanaan dan Tata Kelola pembangunan di desa sangat mumpuni.  Saya yang hampir sering membersamainya baik fasilitasi, koordinasi, Monitoring serta advokasi ke desa-desa cukup kagum dibuatnya.  Dari situ saya banyak belajar dan berlatih dari beliau, khususnya tentang pemberdayaan masyarakat Desa. 

Mungkin Karena Kegundahan hatinya,  di awal Tahun 2020 ia berkonsultasi untuk ikut dalam seleksi Sekdes di Desanya,  Ia beranggapan bahwa Keahliaan dan pengalaman dimilikinya harus membrikan manfaat bagi orang2 sekitarnya. Disini saya bangga mengenal beliau yang mempunyai konsep yang luar biasa, berani keluar dari zona nyaman dan memiliki cita-cita membangun desanya Sendiri. 

Setelah melalui Proses,  Akhirnya beliau terpilih menjadi Sekdes Desa Kerongkong. Namun Diperjalannya menjadi Sekdes ternyata tidak membebaskannya untuk berbuat dan bertindak. Sehingga di Pilkades serentak Tahun ini,  memberanikan Maju berkontestasi menjadi Kepala Desa. 

Sebagai Orang Yang Pernah menjadi Rekan Kerjanya,  Beliau memang sangat layak dan kompeten untuk menjadi kepala Desa,  pengetahuan dan pengalamannya dalam pembangunan, Tata Kelola,  dan Pemberdayaan Masyarakat Desa.  Dan Sesungguhnya yang seperti inilah yang kita harapkan mengisi ruang2 demokrasi,  Mencalonkan diri bukan karena motivasi lain,  tapi memang juga memiliki kompetensi untuk menjalankan pembangunan desa. 

Terakhir,  Untuk Sahabat dan Semeton2 saya Warga Kerongkong Kecamatan Suralaga,, Jangan sampai salah Pilih,  lalu kemudian Menyesal 6 Tahun Kedepan.  Pilihlah yang sudah Teruji dan Berpengalaman, baik pengetahuannya maupun kegiatan2nya.. 

Bahtiar Rifa'i Untuk Desa Kerongkong,,

Ingat Nomor Satu, Untuk Kerongkong yg Lebih Maju...  Terbukti dan Teruji..

Kunjungi Untuk Subscribe Yuk..