Goresan Menjelang Pagi

Ketika kebanyakan orang masih belajar untuk hidup mandiri, Aku sudah terlatih untuk hidup sendiri.
Aku tidak mengatakan Hidup sebatang kara, karna aku masih memiliki keluarga, sahabat, teman, dan mereka yang dihatinya ada rasa cinta untuk ku, iya.. Meski sedikit itu merupakan sesuatu yang berharga bagiku.
Kadangkala Aku berpikir, kenapa kok Tuhan menguji Aku dengan ujian yang begitu pahit? Tanpa ku sadari, Tuhan tidak menguji hambanya diluar keterbatasannya.
Tentu, jika tidak melihat perjuangan dan pengorbanan yang terjadi, banyak yang menginginkan posisiku saat ini, karena mereka buta aku berdiri disini dengan melalui sekian uji.
Aku berpikir, kenapa harus menginginkan yang dimiliki orang lain, dan sampai lupa mensyukuri apa yang kita miliki? Ah, kebanyakan manusia kan memang begitu.. Itu sudah biasa..
Masih kah kita menjadi orang biasa, ketika kita bisa menjadi lebih dari biasa.?
...
..
.
Coretan tanpa Arti
Sekedar Goresan Menanti Pagi.

Salam Anak Kampung..!!
.
.
Twitter: @orilombok
Ig: orii_kankkung

Bersatu Untuk Sehat, Wujudkan Indonesia Hebat.

Kegiatan Temu Blogger Kesehatan di BallRoom Senggigi Hotel Aston INN Mataram pada tanggal 14 Juli yang bertemakan “ Wujudkan Indonesia Sehat melalui GERMAS”. GERMAS Yang Merupakan Singkatan dari Gerakan masyarakat hidup sehat adalah suatu tindakan sisitematis dan  terencana yang dilakukan secara bersama sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berprilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.

Pada sesi dialog Intraktif bersama  oleh  sekretaris jenderal kementerian kesehatan RI dr. Untung suseno sutarjo, M.Kes, dan Kepala dinas kesehatan Provinsi Nusa tenggara Barat ,Ibu dr. Nurhandani Eka Dewi, Sp. A, yang dipandu oleh Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan  Masyarakat Kementerian Kesehatan RI bapak drg. Oscar Primadi, MPH.

Sayapun tidak menyianyiakan kesempatan untuk memberikan beberapa pertanyaan dan saran terhadap program GERMAS dan yang berkaitan dengan problematika kesehatan lainnya. Adapun yang saya pertanyakan tentang beberapa hal yaitu;

Pertama, dalam kaitannya dengan kesehatan masyarakat perlu adanya sinergisitas antara lembaga ataupun kementerian dalam mewujudkan program GERMAS itu sendiri, dalam hemat saya kementerian kesehatan perlu membangun mitra dengan kementerian lainnya, misalnya saja dengan kementerian PUPR dalam hal perencanaan pembangunan yang memperhatikan lingkungan dan pengelolaan air bersih serta sarana lainnya.
Dalam pernyataannya sekjendpun mengiyakan  pernyataan saja, untuk menyukseskan GERMAS, memang tidak bias mengandalkan peran sector kesehatan sektor saja, peran dari kementerian dan lembaga sektor lainnya juga turut menentukan, dan ditunjang peran serta seluruh lapisan masyarakat, mulai dari individu, keluarga, dan masyarakat dalam mempraktekan pola hidup sehat, akademisi, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan organisasi profesi dalam menggerakkan anggotanya untuk berperilaku sehat. Pemerintah baik ditingkat Pusat maupun daerah dalam menyiapkan sarana dan prasaran pendukung, memantau dan mengevaluasi pelaksanaanya.

Lebih lanjut disampaikan Gerakan nasional GERMAS adalah prakarsa presiden joko widodo, yang dalam pelaksanaan dikoordodinir langgsung oleh BAPPENAS (Badan Perencanaan Nasional). Tentu banyak melibatkan semua kementerian dan lembaga pemerintahan. karena GERMAS adalah  salah satu wujud dari revolusi mental yang merupaka jargon dari kabinet Presiden jokowi.

Kedua, sepertinya kebanyakan dari kita tidak memperhatikan bagaimana kata mampu mempengaruhi pola hidup atau tindakan kita.  Alam bawah sadar memiliki kekuatan sangat dahsyat dalam mempengaruhi kehidupan kita (kunjungi: http://yusuftantowi.blogspot.co.id/2016/04/kekuatan-pikiran-bawah-sadar.html ,  http://yusuftantowi.blogspot.co.id/2016/06/kejadian-mestakung-yang-saya-alami.html dan  http://yusuftantowi.blogspot.co.id/2016/06/mahnet-pikiran-bawah-sadar.html). Pada pokok ini, saya memberikan saran, untuk mengubah “ Rumah Sakit” diganti Namanya Dengan “Rumah Sehat”, sehingga ketika orang masuk kata sehat sudah tertanam dipikiran mereka, bukan kata “Sakit”, tentunya sesuai teori diatas ini sangat membantu dalam penyembuhan pasien yang dating. sekali lagi ini mungkin bisa dipandang remeh temeh tapi bagi saya ini sangat penting..!!

Sambil Tersenyum Sekjend menanggapi saran saya, sebenarnya ini menjadi perdebatan yang sudah lama mengenaai Rumah Sakit, Diceritakan Pula Tentang sejarah Rumah Sakit yang dasarnya karena kita adalah jajahan belanda yang dalam bahasa belanda rumah sakit adalah ziekenhuis, ini yang kemudian diadopsi oleh bangsa kita yang merupakan awal mula lahirnya kata rumah sakit.

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang rumah sakit, rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan  pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Rumah sakit juga merupakan tempat menyelenggarakan upaya kesehatan yaitu setiap kegiatan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan serta bertujuan untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal bagi masyarakat.

Terakhir, Harapannya kegiatan seperti ini tidak berhenti disini. Semua Peserta termasuk Blogger yang hadir sangat mendukung program GERMAS, sebegai wujudnya kami siap menulis tentang program GERMAS atau tema lain yang berkaitan dengan kesehatan. Untuk itu, saya sangat mengharapkan untuk blogger tetap diikutsertakan dalam semua kegiatan kesehatan baik dari dinas kesehatan ataupun kementerian kesehatan. Misalnya saja, blogger diajak kelapangan langsung untuk mensosialisasikan program GERMAS kemudian dari pengalaman tersebut blogger pasti punya ide atau inspirasi untuk menulis tentang kesehatan masyarakat.

Ini dijawab langsung oleh ibu kepala dinas kesehatan NTB, Beliu menerima baik saran saya. Melalui kegiatan ini beliau juga siap membangun kerjasam dengan Blogger dan berjanji dalam kegiatan kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan akan mengikutsertakan blogger, dan beliau juga berharap, blogger mampu mengambil peran untuk bagaimana mensukseskan Program GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat).

Selfi Sebelum Acara Dimulai, Karena Senyum dipagi hari adalah cara sederhana menuju hidup sehat.





 ;-)  
#dukunggermas 
twitter: @kemenkesri  @orilombok


Blogger Diminta Memasyarakatkan Hidup Sehat.

Dialog Interaktif Sekjend Kemenkes RI bersama Peserta.
Pada hari Jum’at tanggal 14 Juli, saya bangun lebih awal dari biasanya  karena akan ada kegiatan Di Mataram bersama teman teman blogger, tepatnya di hotel Aston Inn Mataram. Kegiatan akan dimulai tepat pada pukul 09.00 sampai dengan 17.30 WIB.

Acara temu blogger kali ini difasilitasi oleh kementerian kesehatan RI, sekaligus untuk membangun komitmen kerjasama antar blogger untuk mengkampanyekan GERMAS yakni singkatan dari, gerakan masyarakat hidup sehat.
Gerakan masyarakat hidup sehat merupakan suatu tindakan sisitematis dan  terencana yang dilakukan secara bersama sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berprilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.

Gerakan nasional GERMAS adalah prakasa dari presiden joko widodo, dengan mengedepankan upaya promotif dan preventif tanpa mengesampingkan upaya kuratif-rehabilitatif dengan melibatkan seluruh komponen bangsa dalam memasyarkatkan paradigma sehat.

Kembali ke kegiatan temu blogger kesehatan.


Sebelum acara dimulai, para peserta diwajibkan terlebih dahulu untuk memeriksakan  kesehatan  yakni tinggi, berat badan , tensi darah, lingkaran perut, dan gula darah sewaktu (GDS) Serta konsultasi kesehatan.
Sesi selanjutnya dibahas tentang pengelolaan deteksi dini  penyakit tidak menular (PTM) Sebagai N


arasumber  dr. Birry Karim , Sp. PD (PARDI). Pada kesempatan ini dipaparkan  tentang penyakit tidak menular yang dapat menurunkan produktivitas sumber daya manusia,  tentu efeknya bisa berimbas kepada kualitas generasi bangsa.

Adanya pola hidup masyarakat dan kurang pendeteksian dini penyakit tidak menular adalah salah satu penyebab terjadinya pergeseran  pola penyakit (transisi epidemiologi). Bahkan di tahun 2015 peringkat tertinggi diduduki oleh penyakit tidak menular (PTM) seperti stroke, penyakit jantung koroner (PJK), Kanker dan diabetes.

Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh sekretaris jenderal kementerian kesehatan RI dr. Untung suseno sutarjo, M.Kes, Kepala dinas kesehatan Provinsi Nusa tenggara Barat ,Ibu dr. Nurhandani Eka Dewi, Sp. A, dan Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan  Masyarakat Kementerian Kesehatan RI bapak drg. Oscar Primadi, MPH.

Pada sesi dialog intraktif  bersama sekjend kemenkes RI dan Kepala Dinas Kesehatan Nusa Tenggara Barat (NTB) selain diberikan informasi sejarah dan Tujuan program GERMAS dan perkembangannya, juga dipaparkan terkait dengan peninjauan Implementasi PIS-PK Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Foto Bersama Sekjend Kemenkes RI, Kadis Kesehatan NTB Dan Peserta.

Di sesi terakhir para blogger diberikan workshop penulisan bertemakan mengulik bahasa, mendongkrak nilai blog, yang sebagai nara sumber adalah Anwari Natari atau yang akrab disapa mas Awai seorang Trainer, fasilitator, Moderator, dan Editor. Mas Awai banyak berbagi tentang pentingnya bahasa dalam suatu intraksi komunikasi , dalam hal blog antara penulis dan pembaca.

Agar peserta mudah dalam memahami penjelasannya, mas awai  memberikan  permainan yaitu tebak kata. Tidak lupa mas Awai berbagi pengalaman dan sharing pengetahuan serta trik trik jitu bagaimana agar blog memiliki pengunjung yang banyak.







                                                             Ayo Dukung GERMAS..!!
                                                           #dukunggermas @kemenkesri

Tanah Kelahiran

 Tanah Kelahiran..
Menyimpan Kenangan dan Juga Impian..
Aku Lahir, Tumbuh dan Kuharap Kelak Matipun Disini..
.
.
Mau tau apa yang istimewa di desa ini..?
Duduklah disampingku..
Kan Kuceritakan Segalanya..
Meski, Aku tau..
Tentang Ini, Kita takkan pernah Rasa hal yang sama..
.
#kankkung



Fotografer: Husnan Yahya

Kebun Petung

Menyapa Alam..
Merajut Kemesraan Dengan Tuhan.
.
.
.
Lokasi: Wisata Alam "Kebun Petung" Desa Aikmel Timur.
Fotografer: Husnan Yahya.
.

.
.
penasaran..? mw selfi-selfian disini..?
hubungi kami..
:-)
.
#kankkung_community
#bajangaikmeltimur_BAITI

 #Aikmel_Timur


Hakikat Gunung

Beratapkan Rembulan..
Beralaskan Rerumbutan..
Rebah dipelataran pegunungan..

Tandus..
Namun Meyuburkan Pikiran

Kering..
Namun Membasahi Kerinduan

Terjal
Namun Melapangkan Perasaan

Tinggi
Namun Menjadikan Rendah Diri

Dingin
Namun Menghangatkan Jiwa

Sunyi
Namun Menggelorakan Perjuangan

Tiada Dusta..
Atas Nikmat Tuhan,,
Ucap  Syukur..
Atas segala Keindahan..


Sumber Foto: instagram (ori_lombok) 

Angka 10 (Sepuluh)

Ada apa  dengan Angka 10.? Apa sih Pentingnya Membahas Angka 10.? Dari ketidakhinggan Angka (n)  Kenapa harus Angka 10,.?? Eiits, Simpan Dulu pertanyaannya, silahkan tambahkan kopi pada cangkirmu dan tuang Air panas, Jangan Lupa tambahkan gula secukupnya, Cukup hidup kamu yang pahit, kopinya Jangan Pahit.. hehe dan Bagi Penikmat Tembakau, Silahkan Nyalakan. Karena Pemerintah hanya memperingatkan  Merokok Membunuhmu, Tapi tidak akan menjadikanmu masuk penjara.. wkwk..

Kembali Ke Laptop, Maksudnya Kembali Ke Soal Angka 10. Dahulu kala saat masih kecil hobi ku adalah bermain Bola, Diantara teman-teman sekampungku aku bisa dikatakan pemain yang sangat berpengarauh, meski sekarang sudah gak ngaruh.. he dan saat itu sedang hitsnya kartun yang judulnya “Tsubasa”, aku senang menontonnya. Aku senang dengan karakter tsubasa yang menjadi Kapten di Tim Kesebelannya. Sampai-sampai aku mengubah namaku menjadi Tohri Ozora, (Ozora adalah nama belakang Tsubasa, Tsubasa Ozora). Harap dimaklumi ya, Itu Dulu Saat aku masihkecil, meme berkata :Maafkan Aku Yang Dulu. Hehe

Nah, Saat itu Tsubasa memiliki No punggung 10. Sebenarnya saat itu Aku menyukai tsubasa bukan karena dia bernomor punggung 10 ataupun namanya menjadi judul anime tersebut. Tapi karena Karakter yang dimiliki sosok tsubasa lah yang membuat aku tertarik. Selain menjadi Kapten Kesebelasannya Ia juga memiliki permainan dan strategi yang bagus. Ia adalah pemimpin lapangan yang sangat diandalkannya oleh teman-temannya. Secara Kebetulan (Meski tidak ada yang kebetulan) Pemain bola dunia favoritku saat itu  banyak yang bernomor punggung sepuluh, sebut saja. Zinedine Zidane , Lionel Messi, Totti dan Pemain Legenda Maradona. Begitulah kira-kira sepenggal kisah masa kecil sebagai awal mula cerita bagaimana aku bisa terpesona dan suka sama Angka 10 (Sepuluh).

Hingga Saat Aku Di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Angka 10 merupakan Nilai Tertinggi khusunya dala mata pelajaran yang berbau sains dan pengetahuan Alam (Matematika, Fisika, Biologi), Kenapa harus sains.? Karena Dulunya aku senang pada mata pelajaran itu dan sangat menyukai pelajaran yang ada hubungannya dengan hitung menghitung dibandingkan dengan pelajaran sosial baik sejarah ataupun ekonomi. Terbukti Ketika SMA aku mengambil Jurusan IPA Dan diperguruan Tinggi Mengambil Jurusan Teknik Sipil, Yang Bila Ingin kamu bayangkan Hitung menghitung ibarat Makanan Pokok yang setiap saat kamu harus santap.

Kok pembahasannya ngelantur kemana-kemana ya..? hehe. Begitulah Hidup kadang Untuk menemukan jawaban kamu harus mencarinya kesegala penjuru dulu dan dengan begitu pula kamu semakin  yakin itu adalah jawabannya sesungguhnya. Jika kamu hobi berhitung (Matematika, Fisika, Kimia) Sains, Kamu Akan Gampang Memahami kalimat tersebut. Bagaimana kalo kamu yang tidak paham.? Katakan Saja dengan Keras, Aku Paham. Karena Dosen Akan menganggap kamu paham dengan kamu mengatakan “Aku Paham”. Saat Kamu Diam Dosen Sebenarnya Tau, Kamu tidak Paham, Hanya Saja Mereka Menganggapmu Paham, Karena DosenTidak Ingin dua kali menjelaskan atau mungkin saja Dosen Ingin Kamu berpikir dan menemukan sendiri apa yang membuatmu tidak paham. Eaaaak. Pusiiing kan..? Yuk, Kopi nya di sruput dulu. Atau cuci muka juga boleh. Karena pembahasan serius akan segera dimulai.. hehe

Memaknai Angka 10

Angka 10 sangat Istimewa , Bisa dikatakan Angka yang melambangkan kesempurnaan. Mau Bukti..? Coba liat Jari-jari tangan kamu, bagaimana seandainya kurang satu saja.? Atau ada jari lebih yang tumbuh ditangan kamu..? Tidak perlu dijawab, Aku sudah tau jawabannya. Lagian itu juga cuman seandainya.. hehe
Tulisan ataupun Artikel yang menggambarkan Angka 10 Sebagai Angka Sempurna begitu banyak, Gak Percaya Lagi..? Coba tanyakan Saja pada Rumbut yang bergoyang, Eh Maksudnya Tanyakan ke Mbah Google, Kamu Males..? Oke Mumpung Aku Orangnya Baik nih aku kasih Linknya (Sepuluh Keagungan Angka Sepuluh dalam Lintas Kebudayaan), mau dibaca atau tidak yah itu terserah kamu.. hehe

Dalam Hal ini, Aku memiliki perpsektif lain mengenai Angka 10. Kenapa Harus persektifku.? Iya karena ini blogku,, kalo kamu mau berpendapat lain tentang angka 10 yang silahkan tulis saja diblog atau dicatatan pribadimu. Wkwk..

Angka 10 merupakan gabungan  2 Angka yakni satu (1) dan Nol (0), Disini Aku Memaknai Angka 1 Sebagai Tuhan dan 0 Sebagai Manusia. Keduanya saling berkaitan satu sama lain. Keduanya harus tetap bersama untuk mewujudkan kesempurnaan. 10 Tanpa 1, Tak berarti  apa-apa, tak berguna. Begitupun Juga dengan Manusia Tanpa Tuhan. Lalu Bagaimana dengan 10 tanpa 0.? Tentu, Ia tetap menjadi  angka 1. Apa Tuhan berdiri sendiri tidak sempurna.? Apa Tuhan Juga Butuh Manusia untuk dikatakan sempurna.? Kenapa Tuhan Menciptakan Manusia.?? Pertanyaannya Simpen dulu ya. Biar kamu penasaran, Jawabannya nanti pada bagian yang lain.  Hehe (Ini sudah dibagian serius ya, Kopinya disruput dulu donk.. :-)

Kamu Pasti ingin bertanya, apa yang membuat diriku memaknai Angka 1 sebagai Tuhan. Coba deh, kamu ingat saat masa kecil dulu. Sebelum  Mengingat ijinkan aku untuk bertanya, bahwa Kamu Pernah Kecilkan..? he. Ketika kecil kita diajarkan Berhitung, satu, dua, tiga, dan seterusnya. Ayo, Tebak kenapa Harus dimulai dari Angka satu.? Kenapa gak dimulai dari Nol, Atau Dari 2 saja.? (Jawab donk..!! Kok Bengong..)
Tuhan Merupakan Awal dan penentu dari kehidupan. Dunia ini bukan dimulai dari tidak ada kemudian menjadi ada. Namun, yang “Ada” Menjadikan Dunia dan kehidupan ini menjadi ada. Tuhan Memiliki sifat ada atau Wujud, DIA Ada sebelum ada kata ada. Artinya Kehidupan dan Alam Semesta ini Diciptakan Oleh Yang Ada, Yaitu Tuhan. Bingung ya.?

Angka 1 Merupakan Awal dari Angka –angka  yang lain, Selain Menjadi Dirinya Yang Utuh ia juga mampu menciptakan Angka yang lain. Aku kasih sedikit permisalan ya, 1+1= 2, 1+2=3, begitu seterusnya, bahkan sampai menjadi angka yang tidak hingga, yang dengan akal pikiran manusia tidak mampu mencapainya.  Bagi Kamu yang Muslim (Mohon Maaf Bagi Kamu yang Non Muslim), Dalam Kitab Suci Al-Quran Yakni Pada Surat Al-Ikhlas Bahwa sudah dengan Jelas diterangkan Tuhan itu Satu (Esa). Katakanlah Tuhan itu Satu (QS. Al-ikhlas, Ayat 1). (Udah Mulai mengerti kan, Kalo belum Ngerti Juga, Tulis aja pertanyaanmu di Kolom Komentar.. he)

Didalam Pancasila dalam Point Satu berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Apa ini kebetulan.? Ingat Tidak ada yang kebetulan. Semua yang terjadi sudah ter-Takdirkan. Dengan Demikian, Ini membuktikan bahwa Pendiri Bahsa Kita (Indonesa) Merupakan Orang-orang yang Hebat. Dan Ini sebagai isyarat bahwasanya Dalam Kehidupan berbangsa dan Bernegaras selalu ikutsertakan Tuhan didalamnya.

Diakhir Pembahasan tentang angka 10, Angka yang sudah membuat kepala kamu pusing, hehe. Aku Berharap dengan apa yang sudah aku paparkan panjang lebar tentang angka 10 kamu semakin paham. Bahwa kehidupan tak terlepas dari kendali dan kekuasaan Tuhan. Ketika kamu sudah sadar, kamu akan berpikir bahwasanya manusia hanyalah angka Nol (0), Yang tak memiliki arti apa-apa dihadapan-NYA. Dan Dengan Begitu Kamu akan menjadi Manusia yang Sempurna. Sesempurna Angka 10. Semogaa..!!







Ori Lombok
















  

Kunjungi Untuk Subscribe Yuk..