Berdonasi Tanpa Mengeluarkan Uang

Azka A.  Silmi (Founder Geevv) 
Dalam suatu kegiatan, tidak disangka bisa bertemu dengan Seorang Anak Muda yang Sangat Inspriratif.  Karyanya selain menakjubkan juga bisa menghasilkan Manfaat Yang sangat Besar.

Berawal dari Mimpinya untuk dapat memberdayakan kaum marjinal yang kerap ia temui. Mimpi itu membawa Azka yang baru berumur 21 tahun itu terlibat dalam sejumlah kegiatan yang berfokus kepada isu sosial dan lingkungan. 

Ia Sungguh Cerdas,  mampu melihat potensi di era digital, tumbuh suburnya generasi Melenial,  dizaman Now yang Serba Instan dan berkembangnya teknologi yang sangat pesat. ia melihat potensi yang sangat besar dari teknologi bernama mesin pencari. 

Pada Agustus 2016 Lahir sebuah gagasan untuk menciptakan mesin  pencari bernama Geevv. Hanya berselang sekitar sebulan tepatnya pada 26 September, Geev beroperasi pertama kalinya.

Geevv (www.geevv.com) adalah mesin pencari buatan anak negeri, Azka A Silmi seorang perempuan muda yang masih duduk di bangku kuliah Universitas Indonesia.

Hasil Keuntungan Dari Geevv 80 persennya digunakan untuk membantu sesama di bidang sosial. Jadi modelnya, searching sambil beramal. keren ini.
Kapan Lagi Bisa Beramal Tanpa Mengeluarkan Sepersenpun Uang Dari Kantong.

Setiap kamu browsing nih 1 kali,  kamu sudah mendonasikan Rp.10,- kepada orang Indonesia yg tidak mampu.
Informasi yg didapatkan juga sama dengan browsing di google.com.

CARANYA MUDAH : DOWNLOAD APLIKASINYA DI PLAYSTORE (Geevv)
Lihat di...
https://geevv.com
.
Nteh  bilin google, nane pada kadu Geevv...!!

Besile Kance Batur


( _Cegah Faham Radikalisme Dengan Besile_)
Oleh: *_RIZKI HANDIKA TASTURA_*
Anak Kampung Lombok Tengah

Cari Solusi Dengan Diskusi

Besile kance batur ( Duduk bersila bersama Teman, Red.) merupakan kegiatan yang yang sering dilakukan masyarakat perdesaan, ngopi sambil bicara masalah yang ringan dengan bahasa yang renyah mampu mencairkan suasana. Tradisi yang sudah dilakukan sejak lama oleh masyarakat Lombok.
Pembicaraan yang dibahas merupakan persoalan hidup baik itu masalah personal maupun publik, dari pembahasan pekerjaan hingga keresahan masyarakat tentang kehidupan. Ngobol santai sambil ngopi mencari solusi dari masalah sudah biasa di lakukan dalam masyarakat, kadang di pos ronda kadang di rumah warga sambil ngeronda.
Pasti ada orang yang menilai itu negatif karena melihat dari segi begadang namun mereka menggunakan waktu untuk membahas persoalan dan solusinya.
Dengan duduk bersila dapat mengharmoniskan hubungan, kadang juga saling memberikan nasihat.
Orang Kampung hari ini banyak yang menggunakan media sosial, banyak informasi yang bisa diakses walaupun dipelosok kampung asalkan ada sinyal Internet.
Berdiskusi dan saling menanyakan informasi yang mereka dapat apakah opini atau fakta,informasi yang didapat akan di pertanyakan pada tokoh yang dipandang seperti para sarjana atau orang yang duduk ditataran birokrasi dan politik bahkan mereka tak malu menanyakan pada anak yang lebih muda yang mereka percaya. Budaya Besile kance batur ini bisa mencegah informasi yang hoax atau informasi yang bersifat provokatif di masyarakat.
Paham radikalisme sangat sulit masuk dimasyarakat yang hubungannya harmonis serta penuh canda tawa, apalagi masyarakat yang sering pergi mengaji di tuan guru (Kiyai Kampung, Red)  mengaji Besile pada tuan guru yang mendamaikan.
Mari Besile sambil ngopi bercanda sambil berdiskusi mencari solusi.
Salam Anak Kampung.

Kankkung Lombok

Salam Anak Kampung..!




Komunitas Anak Kampung Lombok Hadir untuk Memperkuat mental, Mengembangkan Intlektual, dan Menanamkan Rasa Sosial di Kalangan Anak Kampung. 
.
Kami Sadar Banyak Orang Kaya dan Yang Sok Bergaya,  Mendiskriminasi tentang banyak hal yang pada dasarnya itu bagi kami hal biasa, dan malah lebih ber etika dari pada mereka.  tapi,  mereka malah tertawa dan berkata "Kampungan". iya kita maklumi mungkin mereka tidak memiliki rasa kemanusiaan,  yang biasa kita sebut bajingan.

Demikian Adanya,  Anak Desa dipandang Sebelah Mata,  seakan ia tak punya Daya dan Tak Punya Harga.  Ia Sering Dikucilkan dalam Perkumpulan.  Ia sering direndahkan dalam Pergaulan.
.
Semoga Kankkung Lombok mampu merangkul teman-teman kampung untuk berpikir cerdas dan bertindak ikhlas.
Semoga Anak Kampung Selalu Jaya.
"kita boleh Lahir di desa,  Namun tak menjadi Penghalang untuk kita Mendunia"
*kankkungisme


.
Salam Anak Kampung..!

Menimba Ilmu di Berugak Buku.

Menimba Ilmu di Berugak Buku
Berugak Buku

Liburan kali ini saya meluangkan waktu sehari penuh untuk mengikuti kegiatan Berugak Buku (BB) Weekend Forum, yang kali ini mengambil Tema "Melejitkan Potensi diri dengan Membaca dan Menulis"
Berugak Buku yang berlokasi di dusun Paok Dandak kecamatan Janapria,  Tepatnya di SMKI Sirojul Huda. Merupakan Ide baru untuk meningkatkan budaya literasi tidak hanya bagi santri namun bagi masyrakat sekitar.
Selain disuguhkan dengan buku bacaan yang menarik dengan berbagai macam judul dan aliran.  Mata kita juga akan dimanjakan dengan pemandangan hijau persawahan. Ini memang sengaja,  tujuannya selain bisa menimba ilmu lewat membaca buku,  pengunjung juga diajak  untuk berimajinasi menimba ilmu yang lebih luas yakni membaca Alam.
Spesial Akhir pekan ini,  Berugak Buku mengadakan Kegiatan BB Weekend dengan menghadirkan bang Yusuf Tantowi  (penulis dan penggiat literasi)  sebagai Narasumber. Selain itu hadir pula sastrawan bang Muslihin dan Lamuh Syamsuar.
Bang Ahmad Jumaili selaku pengurus Berugak Buku menuturkan sangat terkesan dengan adaya Berugak Buku Ini Minat Baca Santri Lebih Meningkat,  bahkan tidak hanya santri wargapun disela sela waktu mereka bekerja berbondong bondong membaca buku favorit mereka di Berugak Buku.
Melihat Semangat santri mengikuti Kegiatan ini,  dan Diskusi ringan dengan Penulis dan Sastrawan Keren,  Saya Hampir Lupa Waktu. Datang Pagi,  Kini Petang Menghampiri, dan Kamipun Harus Permisi,  Berpamitan pada Tempat yang Penuh Inspirasi.
Trimakasi untuk tempat Rekreasinya,  Liburan yang  mencerdaskan.
Dari Kegiatan Tadi, Santri langsung Praktik Menulis.  Penasaran dengan Tulisan Mereka..?
Silahkan Klik Hastaq dibawah ya.. 
Dan Bagi Yang ingin tau Lebih banyak Tentang Berugak Buku (BB)  silahkan menghubungi Langsung Bang Ahmad Jumaili (WA.  082339993330)
.
.
#BBWeekendForum
#MenulisUntukMembaca
#BBWritingAcademy
#SMKISirajulHuda
#kankkunglombok

Let's Change Our Mindset


Mungkin kita perlu merubah mindset, biar kita ngak diketawain sama orang.
Salah satunya adalah tentang bagaimana cara supaya kita berguna bagi orang lain.

If u want to explain this case, do not underestimate anything, Percuma kaya kalo ngak gini, percuma berilmu kalo gak gitu, percuma berkuasa klo ga ini dan itu,, 
Bla bla bla dan sebagainya...
never ever say that!
Let's Change our mindset..

Untuk memulai apapun, tentu kita harus mulai dari diri kita sendiri.
Mungkin banyak diantara kita yg sudah mengenyam pendidikan dari SD-SMA, kuliah bahkan sudah dapat gelar sarjana. Seorang sarjana tentu sudah punya ilmu, bisa dikatakan berilmu. 

Setelah move on dari dunia kampus ke dunia nyata, apakah ilmu yg kita miliki sudah bisa berguna kita amalkan untuk kebaikan orang lain..?

Masalah jalur bisa beraneka ragam:

1. Dengan ilmu tersebut kita bisa dapat pekerjaan, yg hakikatnya jg kita berkontribusi kepada perusahaan untuk mewujudkan visi misi mulia yg berguna bagi masyarakat.

Atau bisa juga,,

2. Dengan ilmu kita membuka lapangan kerja, memberikan pekerjaan kepada orang untuk membantu kita mewujudkan visi misi mulia kita dalam berkontribusi mensejahterakan masyarakat.

Dengan begitu, otomatis kita mendapat kekayaan berupa upah/gaji/fee/royalti/sallary dll, yang nanti kekayaan ini berguna untuk menghidupi diri sendiri biar gak merepotkan orang lain, membiayai orang tua, membiayai istri dan anak semeton jari, membiayai siapapun yg membutuhkan, dll.

Apakah itu bukan sebuah ketidakbergunaan?
Sekarang kita sudah punya ilmu, punya kekayaan.. bagaimana rasanya? Coba bandingkan sebelum kita memiliki itu.!

Begitu juga dengan kekuasaan, ISLAM mengatur itu semua.

Makanya Jangan pesimis dengan orang berilmu, punya harta, punya kekuasaan tapi kelakuan tidak mencerminkan itu, mungkin itu pertanda istidraj, atau hidayah jauh dari dirinya.. 

wallahu a'lam..
-
Silahkan dipahami QS. RA'D ayat 11.
.
Salam Anak Kampung..!

Panggilan Dari Rakyat.


Pada era yang modern dan serba instan ini rakyat seharusnya sudah bahagia dan sejahtera, namun pada kenyataannya tidaklah demikian.  Banyak kelompok rakyat miskin di banyak desa, dipinggiran kota, didataran tinggi, dipedalaman maupin di pesisir dilanda risau dan kuatir dengan nasip mereka di tanah sendiri. 

Dari hari kehari mereka kebingungan karna lingkungannya yg tidak mendukung kehidupan, secara relatif mereka semakin terpuruk dengan keadaan. Dinamika di kampung halaman mendorong rakyat untuk terbang mengais rizki di negeri orang.

Para penguasa negeri dan elite kapitalisme tak pernah terketuk untuk membantu pribumi dalam kelangsungan hidup, rakyat dijadikan boneka dalam pemilihan bahkan barang jualan untuk mencapai tujuan. Orientasi hanya uang (money orientik) tak pernah berpikir untuk kemaslahatan, atau untuk sedikit meringankan beban.

Sedikit orang yang bergerak membantu sesama itupun para penggerak sosial yang perekonomian menengah ke bawah, jarang sekali para penguasa dan penguasa yang membantu jika ada itupun hanya untuk pencitraan. Dimana para sarjana, para doktor, para pengusaha, para politikus apakah mereka tidak ada yang punya hati nurani..? Ataukah mereka sibuk menyusun anggaran untuk golongannya..?  ahh lupakan mereka
Ingatlah kita hidup didunia hanya sekali, jadikan hidup kita berarti dalam kehidupan mereka. Mereka yang terlupakan dan terpinggirkan agar mereka tidak mengalah hidup di dunia.

Mereka selalu berdoa, suatu saat nanti ada yang tulus membimbing mereka menghadapi masalah kehidupan.

Anak kampung tidak akan pernah lupa dengan halamananya. Ketika mereka menunduk dan menyanyikan lagu Indonesia pusaka mereka mulai bangkit, bangkit bergerak mencari solusi dan menyelesaikan masalah sosial.
Anak kampung akan selalu merasa terpanggil melihat apa yang sedang terjadi.

Salam Anak Kampung..

Pencanangan Imunisasi PCV di Lombok.

Kementerian Kesehatan sebagai tangan pemerintah yang mengurusi bidang kesehatan melalui Jenderal pencegahan dan pengendalian Penyakit bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTB melaksanakan kegiatan media briefing dalam rangka pencanangan program demonstrasi imunisasi pcenomokokus konyugasi (PVC) di Ruang Rapat Utama Gubernur NTB.
Point yang dibahas dalam pertemuan ini adalah tentang kebijakan program demonstrasi imunisasi PCV, Latar Belakang dan epidemologi pneumokokus serta penyakit pneumonia, kesiapan pelaksanaan  program demonstrasi PCV di Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Timur, Keamanan Vaksin PCV, Dan yang Terakhir dan yang paling penting adalah pandangan dan dukungan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dalam Imunisasi PCV.

Sebagai Nara Sumber Direktur SKK, Prof. Dr. Sri Rezeki H. dr. Sp.A (K), Kadinkes Prov NTB, Ketua Komda KIPI Prov. NTB, Dan Ketua MUI NTB. Kegiatan dihadiri oleh pihak provinsi NTB, perwakilan tenaga kesehatan, ketua MUI seluruh kabubaten se NTB, Wartawan baik media cetak maupun TV Local serta temen-temen dari Blogger Lombok.

Untuk menghemat waktu, langsung aja ya.. Apasih sebenarnya Pneumokokus serta penyakit pneumonia itu..?? dari Namanya aja sudah Aneh  ya, Penyakit Pnemonia ini ngeri juga lho, menurut data WHO,  bahwa pneumonia merupakan penyebab utama kematian balita di dunia dan berkontrisbusi terhadap 16% kematian balita setiap tahunnya. Dan diperkirakan 2 balita meninggal setiap menit disebabkan oleh pneumonia.
Di NTB merupakan kasus pneumonia tertinggi mencapai 6,38 % dari angka kasus pneumonia nasional sebesar  3, 55%  pada Tahun 2015.

Nah, untuk mengurangi dan mencegah penyakit pneumonia ini Direktur dan pengendalian penyakit kementerian kesehatan RI Dan Pemerintah NTB Mencanangkan Program Demonstrasi Imunisasi Pneumokokus Konyugasi (PVC) yang dilaksanakan secara bertahap dimulai dari kabupaten Lombok barat dan Lombok Timur.

Pemberian imunisasi diharapkan dapat menurunkan angka kematian akibat pneumonia secara signifikan. Vaksin Akan dibagikan secara gratis. Selain Itu Vaksin ini juga sudah memiliki sertifikat hala dari IFANCA (slamic food and nutrition councit of america) yang merupakan badan penilai dan penerbit sertifikasi halal yang telah diakui dan bekerjama dengan MUI.

Tiga hal penting dalam Program imunisasi yaitu selalu adanya penguatan atau perbaikan, kemudian terdapatnya inovasi baru dalam perkembanagan vaksin baru dan yang terakhir komunikasi kepada masyarakat terkait manfaat imunisasi sehingga masyarakatpun mengerti dan sadar bahwa imunisasi itu sangat penting.

Dalam penyampaian kepada masyarakat dinkes sangat memerlukan bantuan dari para penggiat media, baik jurnalis ataupun yang aktif di media sosial. Hal ini sangat penting sebagai sarana edukasi kepeda masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman ataupun kebingungan ditengah masyarakat. Media sangat berperan penting dalam kesuksesan program-program kesehatan, termasuk dalam imunisasi.
Selain itu, program ini juga tidak akan berjalan tanpa adanya dukungan dari orang tua dan masyarakat. Perlu adanya peran aktif dari orang tua dan masyarakat untuk berpartisipasi menjaga kesehatan, termasuk memberikan dukungan dalam pelaksanaan imunisasi.

Salam Kesehatan..!
#bloggerkesehatan #kamarbloggerlombok #kankkung_lombok #anakkampung

Kunjungi Untuk Subscribe Yuk..