Let's Change Our Mindset


Mungkin kita perlu merubah mindset, biar kita ngak diketawain sama orang.
Salah satunya adalah tentang bagaimana cara supaya kita berguna bagi orang lain.

If u want to explain this case, do not underestimate anything, Percuma kaya kalo ngak gini, percuma berilmu kalo gak gitu, percuma berkuasa klo ga ini dan itu,, 
Bla bla bla dan sebagainya...
never ever say that!
Let's Change our mindset..

Untuk memulai apapun, tentu kita harus mulai dari diri kita sendiri.
Mungkin banyak diantara kita yg sudah mengenyam pendidikan dari SD-SMA, kuliah bahkan sudah dapat gelar sarjana. Seorang sarjana tentu sudah punya ilmu, bisa dikatakan berilmu. 

Setelah move on dari dunia kampus ke dunia nyata, apakah ilmu yg kita miliki sudah bisa berguna kita amalkan untuk kebaikan orang lain..?

Masalah jalur bisa beraneka ragam:

1. Dengan ilmu tersebut kita bisa dapat pekerjaan, yg hakikatnya jg kita berkontribusi kepada perusahaan untuk mewujudkan visi misi mulia yg berguna bagi masyarakat.

Atau bisa juga,,

2. Dengan ilmu kita membuka lapangan kerja, memberikan pekerjaan kepada orang untuk membantu kita mewujudkan visi misi mulia kita dalam berkontribusi mensejahterakan masyarakat.

Dengan begitu, otomatis kita mendapat kekayaan berupa upah/gaji/fee/royalti/sallary dll, yang nanti kekayaan ini berguna untuk menghidupi diri sendiri biar gak merepotkan orang lain, membiayai orang tua, membiayai istri dan anak semeton jari, membiayai siapapun yg membutuhkan, dll.

Apakah itu bukan sebuah ketidakbergunaan?
Sekarang kita sudah punya ilmu, punya kekayaan.. bagaimana rasanya? Coba bandingkan sebelum kita memiliki itu.!

Begitu juga dengan kekuasaan, ISLAM mengatur itu semua.

Makanya Jangan pesimis dengan orang berilmu, punya harta, punya kekuasaan tapi kelakuan tidak mencerminkan itu, mungkin itu pertanda istidraj, atau hidayah jauh dari dirinya.. 

wallahu a'lam..
-
Silahkan dipahami QS. RA'D ayat 11.
.
Salam Anak Kampung..!

Panggilan Dari Rakyat.


Pada era yang modern dan serba instan ini rakyat seharusnya sudah bahagia dan sejahtera, namun pada kenyataannya tidaklah demikian.  Banyak kelompok rakyat miskin di banyak desa, dipinggiran kota, didataran tinggi, dipedalaman maupin di pesisir dilanda risau dan kuatir dengan nasip mereka di tanah sendiri. 

Dari hari kehari mereka kebingungan karna lingkungannya yg tidak mendukung kehidupan, secara relatif mereka semakin terpuruk dengan keadaan. Dinamika di kampung halaman mendorong rakyat untuk terbang mengais rizki di negeri orang.

Para penguasa negeri dan elite kapitalisme tak pernah terketuk untuk membantu pribumi dalam kelangsungan hidup, rakyat dijadikan boneka dalam pemilihan bahkan barang jualan untuk mencapai tujuan. Orientasi hanya uang (money orientik) tak pernah berpikir untuk kemaslahatan, atau untuk sedikit meringankan beban.

Sedikit orang yang bergerak membantu sesama itupun para penggerak sosial yang perekonomian menengah ke bawah, jarang sekali para penguasa dan penguasa yang membantu jika ada itupun hanya untuk pencitraan. Dimana para sarjana, para doktor, para pengusaha, para politikus apakah mereka tidak ada yang punya hati nurani..? Ataukah mereka sibuk menyusun anggaran untuk golongannya..?  ahh lupakan mereka
Ingatlah kita hidup didunia hanya sekali, jadikan hidup kita berarti dalam kehidupan mereka. Mereka yang terlupakan dan terpinggirkan agar mereka tidak mengalah hidup di dunia.

Mereka selalu berdoa, suatu saat nanti ada yang tulus membimbing mereka menghadapi masalah kehidupan.

Anak kampung tidak akan pernah lupa dengan halamananya. Ketika mereka menunduk dan menyanyikan lagu Indonesia pusaka mereka mulai bangkit, bangkit bergerak mencari solusi dan menyelesaikan masalah sosial.
Anak kampung akan selalu merasa terpanggil melihat apa yang sedang terjadi.

Salam Anak Kampung..

Pencanangan Imunisasi PCV di Lombok.

Kementerian Kesehatan sebagai tangan pemerintah yang mengurusi bidang kesehatan melalui Jenderal pencegahan dan pengendalian Penyakit bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTB melaksanakan kegiatan media briefing dalam rangka pencanangan program demonstrasi imunisasi pcenomokokus konyugasi (PVC) di Ruang Rapat Utama Gubernur NTB.
Point yang dibahas dalam pertemuan ini adalah tentang kebijakan program demonstrasi imunisasi PCV, Latar Belakang dan epidemologi pneumokokus serta penyakit pneumonia, kesiapan pelaksanaan  program demonstrasi PCV di Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Timur, Keamanan Vaksin PCV, Dan yang Terakhir dan yang paling penting adalah pandangan dan dukungan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dalam Imunisasi PCV.

Sebagai Nara Sumber Direktur SKK, Prof. Dr. Sri Rezeki H. dr. Sp.A (K), Kadinkes Prov NTB, Ketua Komda KIPI Prov. NTB, Dan Ketua MUI NTB. Kegiatan dihadiri oleh pihak provinsi NTB, perwakilan tenaga kesehatan, ketua MUI seluruh kabubaten se NTB, Wartawan baik media cetak maupun TV Local serta temen-temen dari Blogger Lombok.

Untuk menghemat waktu, langsung aja ya.. Apasih sebenarnya Pneumokokus serta penyakit pneumonia itu..?? dari Namanya aja sudah Aneh  ya, Penyakit Pnemonia ini ngeri juga lho, menurut data WHO,  bahwa pneumonia merupakan penyebab utama kematian balita di dunia dan berkontrisbusi terhadap 16% kematian balita setiap tahunnya. Dan diperkirakan 2 balita meninggal setiap menit disebabkan oleh pneumonia.
Di NTB merupakan kasus pneumonia tertinggi mencapai 6,38 % dari angka kasus pneumonia nasional sebesar  3, 55%  pada Tahun 2015.

Nah, untuk mengurangi dan mencegah penyakit pneumonia ini Direktur dan pengendalian penyakit kementerian kesehatan RI Dan Pemerintah NTB Mencanangkan Program Demonstrasi Imunisasi Pneumokokus Konyugasi (PVC) yang dilaksanakan secara bertahap dimulai dari kabupaten Lombok barat dan Lombok Timur.

Pemberian imunisasi diharapkan dapat menurunkan angka kematian akibat pneumonia secara signifikan. Vaksin Akan dibagikan secara gratis. Selain Itu Vaksin ini juga sudah memiliki sertifikat hala dari IFANCA (slamic food and nutrition councit of america) yang merupakan badan penilai dan penerbit sertifikasi halal yang telah diakui dan bekerjama dengan MUI.

Tiga hal penting dalam Program imunisasi yaitu selalu adanya penguatan atau perbaikan, kemudian terdapatnya inovasi baru dalam perkembanagan vaksin baru dan yang terakhir komunikasi kepada masyarakat terkait manfaat imunisasi sehingga masyarakatpun mengerti dan sadar bahwa imunisasi itu sangat penting.

Dalam penyampaian kepada masyarakat dinkes sangat memerlukan bantuan dari para penggiat media, baik jurnalis ataupun yang aktif di media sosial. Hal ini sangat penting sebagai sarana edukasi kepeda masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman ataupun kebingungan ditengah masyarakat. Media sangat berperan penting dalam kesuksesan program-program kesehatan, termasuk dalam imunisasi.
Selain itu, program ini juga tidak akan berjalan tanpa adanya dukungan dari orang tua dan masyarakat. Perlu adanya peran aktif dari orang tua dan masyarakat untuk berpartisipasi menjaga kesehatan, termasuk memberikan dukungan dalam pelaksanaan imunisasi.

Salam Kesehatan..!
#bloggerkesehatan #kamarbloggerlombok #kankkung_lombok #anakkampung

Aku, Lombok dan Indonesia.

Sering kita mendengar sebuah ungkapan "Jangan ke Lombok, Nanti gak mau Pulang", ini yang sering membuat orang penasaran ada apa sebenarnya di Lombok..?

Lombok adalah sebuah pulau mungil yang terletak di Nusa Tenggara Barat (NTB). Pulau yang dikenal dengan Jargonnya Bumi seribu masjid Ini memang sangat memukau, pesona Budaya, Keindahan Alam serta Keberagaman Masyarakat penghuninya.

Kali ini kita bahas keindahan Alamnya saja ya, karena kalau membahas segalanya tentang Lombok, Pasti Gak ada habisnya.. Jiaah..

Meski Pulaunya kecil namun di tengah-tengahnya terdapat Gunung yang tertinggi, termasuk 3 diantara gunung tertinggi di Indonesia. Gunung Rinjani menjadi Icon dan Kebanggaan Masyarakat Lombok.
Lombok dan Rinjani memiliki Nilai Filsafat yang tinggi,, Pulaunya Kecil, Namun Memiliki Gunung Yang Tinggi,, kemudian bisa dimaknai dengan warga lombok yang sebagian mencari kehidupan sebagai petani, peternak, dan Nelayan. Namun memiliki Jiwa dan Semangat yang Tinggi. Rinjani adalah Kebanggan Warga Lombok dan Juga Kebanggaan Indonesia.

Selain, Pesona Gunung Rinjani, Lombok juga memiliki pantai-pantai Yang Indah, Dari Ujung ke Ujung pantai dilombok sangat memukau, dari  ampenan sampai Kayangan dari Kuta sampai Sire.
Dengan begitu banyak keunggulan dan Kelebihannya, Lombok merupakan Kebanggaan Warganya, Kebanggaan Indonesia.

Jadi, Jangan Kelombok, Nanti ndak Mau Pulang..?? Hehe
.
.
Terima Kasih Tuhan Atas Anugerah yang Kau berikan..
Kenikmatan serta keberkahan...
Indahnya Alam yang Engkau ciptakan..
Tenang Jiwa, Riang Hati..
Senang Raga, gembira Pikir..
Rasa Syukur Yang begitu dalam..
Atas Menawannya CipraanMU Tuhan..
.

Jangan pernah Lelah Mencintai Indonesia...!!

Goresan Menjelang Pagi

Ketika kebanyakan orang masih belajar untuk hidup mandiri, Aku sudah terlatih untuk hidup sendiri.
Aku tidak mengatakan Hidup sebatang kara, karna aku masih memiliki keluarga, sahabat, teman, dan mereka yang dihatinya ada rasa cinta untuk ku, iya.. Meski sedikit itu merupakan sesuatu yang berharga bagiku.
Kadangkala Aku berpikir, kenapa kok Tuhan menguji Aku dengan ujian yang begitu pahit? Tanpa ku sadari, Tuhan tidak menguji hambanya diluar keterbatasannya.
Tentu, jika tidak melihat perjuangan dan pengorbanan yang terjadi, banyak yang menginginkan posisiku saat ini, karena mereka buta aku berdiri disini dengan melalui sekian uji.
Aku berpikir, kenapa harus menginginkan yang dimiliki orang lain, dan sampai lupa mensyukuri apa yang kita miliki? Ah, kebanyakan manusia kan memang begitu.. Itu sudah biasa..
Masih kah kita menjadi orang biasa, ketika kita bisa menjadi lebih dari biasa.?
...
..
.
Coretan tanpa Arti
Sekedar Goresan Menanti Pagi.

Salam Anak Kampung..!!
.
.
Twitter: @orilombok
Ig: orii_kankkung

Bersatu Untuk Sehat, Wujudkan Indonesia Hebat.

Kegiatan Temu Blogger Kesehatan di BallRoom Senggigi Hotel Aston INN Mataram pada tanggal 14 Juli yang bertemakan “ Wujudkan Indonesia Sehat melalui GERMAS”. GERMAS Yang Merupakan Singkatan dari Gerakan masyarakat hidup sehat adalah suatu tindakan sisitematis dan  terencana yang dilakukan secara bersama sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berprilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.

Pada sesi dialog Intraktif bersama  oleh  sekretaris jenderal kementerian kesehatan RI dr. Untung suseno sutarjo, M.Kes, dan Kepala dinas kesehatan Provinsi Nusa tenggara Barat ,Ibu dr. Nurhandani Eka Dewi, Sp. A, yang dipandu oleh Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan  Masyarakat Kementerian Kesehatan RI bapak drg. Oscar Primadi, MPH.

Sayapun tidak menyianyiakan kesempatan untuk memberikan beberapa pertanyaan dan saran terhadap program GERMAS dan yang berkaitan dengan problematika kesehatan lainnya. Adapun yang saya pertanyakan tentang beberapa hal yaitu;

Pertama, dalam kaitannya dengan kesehatan masyarakat perlu adanya sinergisitas antara lembaga ataupun kementerian dalam mewujudkan program GERMAS itu sendiri, dalam hemat saya kementerian kesehatan perlu membangun mitra dengan kementerian lainnya, misalnya saja dengan kementerian PUPR dalam hal perencanaan pembangunan yang memperhatikan lingkungan dan pengelolaan air bersih serta sarana lainnya.
Dalam pernyataannya sekjendpun mengiyakan  pernyataan saja, untuk menyukseskan GERMAS, memang tidak bias mengandalkan peran sector kesehatan sektor saja, peran dari kementerian dan lembaga sektor lainnya juga turut menentukan, dan ditunjang peran serta seluruh lapisan masyarakat, mulai dari individu, keluarga, dan masyarakat dalam mempraktekan pola hidup sehat, akademisi, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan organisasi profesi dalam menggerakkan anggotanya untuk berperilaku sehat. Pemerintah baik ditingkat Pusat maupun daerah dalam menyiapkan sarana dan prasaran pendukung, memantau dan mengevaluasi pelaksanaanya.

Lebih lanjut disampaikan Gerakan nasional GERMAS adalah prakarsa presiden joko widodo, yang dalam pelaksanaan dikoordodinir langgsung oleh BAPPENAS (Badan Perencanaan Nasional). Tentu banyak melibatkan semua kementerian dan lembaga pemerintahan. karena GERMAS adalah  salah satu wujud dari revolusi mental yang merupaka jargon dari kabinet Presiden jokowi.

Kedua, sepertinya kebanyakan dari kita tidak memperhatikan bagaimana kata mampu mempengaruhi pola hidup atau tindakan kita.  Alam bawah sadar memiliki kekuatan sangat dahsyat dalam mempengaruhi kehidupan kita (kunjungi: http://yusuftantowi.blogspot.co.id/2016/04/kekuatan-pikiran-bawah-sadar.html ,  http://yusuftantowi.blogspot.co.id/2016/06/kejadian-mestakung-yang-saya-alami.html dan  http://yusuftantowi.blogspot.co.id/2016/06/mahnet-pikiran-bawah-sadar.html). Pada pokok ini, saya memberikan saran, untuk mengubah “ Rumah Sakit” diganti Namanya Dengan “Rumah Sehat”, sehingga ketika orang masuk kata sehat sudah tertanam dipikiran mereka, bukan kata “Sakit”, tentunya sesuai teori diatas ini sangat membantu dalam penyembuhan pasien yang dating. sekali lagi ini mungkin bisa dipandang remeh temeh tapi bagi saya ini sangat penting..!!

Sambil Tersenyum Sekjend menanggapi saran saya, sebenarnya ini menjadi perdebatan yang sudah lama mengenaai Rumah Sakit, Diceritakan Pula Tentang sejarah Rumah Sakit yang dasarnya karena kita adalah jajahan belanda yang dalam bahasa belanda rumah sakit adalah ziekenhuis, ini yang kemudian diadopsi oleh bangsa kita yang merupakan awal mula lahirnya kata rumah sakit.

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang rumah sakit, rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan  pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Rumah sakit juga merupakan tempat menyelenggarakan upaya kesehatan yaitu setiap kegiatan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan serta bertujuan untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal bagi masyarakat.

Terakhir, Harapannya kegiatan seperti ini tidak berhenti disini. Semua Peserta termasuk Blogger yang hadir sangat mendukung program GERMAS, sebegai wujudnya kami siap menulis tentang program GERMAS atau tema lain yang berkaitan dengan kesehatan. Untuk itu, saya sangat mengharapkan untuk blogger tetap diikutsertakan dalam semua kegiatan kesehatan baik dari dinas kesehatan ataupun kementerian kesehatan. Misalnya saja, blogger diajak kelapangan langsung untuk mensosialisasikan program GERMAS kemudian dari pengalaman tersebut blogger pasti punya ide atau inspirasi untuk menulis tentang kesehatan masyarakat.

Ini dijawab langsung oleh ibu kepala dinas kesehatan NTB, Beliu menerima baik saran saya. Melalui kegiatan ini beliau juga siap membangun kerjasam dengan Blogger dan berjanji dalam kegiatan kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan akan mengikutsertakan blogger, dan beliau juga berharap, blogger mampu mengambil peran untuk bagaimana mensukseskan Program GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat).

Selfi Sebelum Acara Dimulai, Karena Senyum dipagi hari adalah cara sederhana menuju hidup sehat.





 ;-)  
#dukunggermas 
twitter: @kemenkesri  @orilombok


Blogger Diminta Memasyarakatkan Hidup Sehat.

Dialog Interaktif Sekjend Kemenkes RI bersama Peserta.
Pada hari Jum’at tanggal 14 Juli, saya bangun lebih awal dari biasanya  karena akan ada kegiatan Di Mataram bersama teman teman blogger, tepatnya di hotel Aston Inn Mataram. Kegiatan akan dimulai tepat pada pukul 09.00 sampai dengan 17.30 WIB.

Acara temu blogger kali ini difasilitasi oleh kementerian kesehatan RI, sekaligus untuk membangun komitmen kerjasama antar blogger untuk mengkampanyekan GERMAS yakni singkatan dari, gerakan masyarakat hidup sehat.
Gerakan masyarakat hidup sehat merupakan suatu tindakan sisitematis dan  terencana yang dilakukan secara bersama sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berprilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.

Gerakan nasional GERMAS adalah prakasa dari presiden joko widodo, dengan mengedepankan upaya promotif dan preventif tanpa mengesampingkan upaya kuratif-rehabilitatif dengan melibatkan seluruh komponen bangsa dalam memasyarkatkan paradigma sehat.

Kembali ke kegiatan temu blogger kesehatan.


Sebelum acara dimulai, para peserta diwajibkan terlebih dahulu untuk memeriksakan  kesehatan  yakni tinggi, berat badan , tensi darah, lingkaran perut, dan gula darah sewaktu (GDS) Serta konsultasi kesehatan.
Sesi selanjutnya dibahas tentang pengelolaan deteksi dini  penyakit tidak menular (PTM) Sebagai N


arasumber  dr. Birry Karim , Sp. PD (PARDI). Pada kesempatan ini dipaparkan  tentang penyakit tidak menular yang dapat menurunkan produktivitas sumber daya manusia,  tentu efeknya bisa berimbas kepada kualitas generasi bangsa.

Adanya pola hidup masyarakat dan kurang pendeteksian dini penyakit tidak menular adalah salah satu penyebab terjadinya pergeseran  pola penyakit (transisi epidemiologi). Bahkan di tahun 2015 peringkat tertinggi diduduki oleh penyakit tidak menular (PTM) seperti stroke, penyakit jantung koroner (PJK), Kanker dan diabetes.

Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh sekretaris jenderal kementerian kesehatan RI dr. Untung suseno sutarjo, M.Kes, Kepala dinas kesehatan Provinsi Nusa tenggara Barat ,Ibu dr. Nurhandani Eka Dewi, Sp. A, dan Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan  Masyarakat Kementerian Kesehatan RI bapak drg. Oscar Primadi, MPH.

Pada sesi dialog intraktif  bersama sekjend kemenkes RI dan Kepala Dinas Kesehatan Nusa Tenggara Barat (NTB) selain diberikan informasi sejarah dan Tujuan program GERMAS dan perkembangannya, juga dipaparkan terkait dengan peninjauan Implementasi PIS-PK Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Foto Bersama Sekjend Kemenkes RI, Kadis Kesehatan NTB Dan Peserta.

Di sesi terakhir para blogger diberikan workshop penulisan bertemakan mengulik bahasa, mendongkrak nilai blog, yang sebagai nara sumber adalah Anwari Natari atau yang akrab disapa mas Awai seorang Trainer, fasilitator, Moderator, dan Editor. Mas Awai banyak berbagi tentang pentingnya bahasa dalam suatu intraksi komunikasi , dalam hal blog antara penulis dan pembaca.

Agar peserta mudah dalam memahami penjelasannya, mas awai  memberikan  permainan yaitu tebak kata. Tidak lupa mas Awai berbagi pengalaman dan sharing pengetahuan serta trik trik jitu bagaimana agar blog memiliki pengunjung yang banyak.







                                                             Ayo Dukung GERMAS..!!
                                                           #dukunggermas @kemenkesri

Kunjungi Untuk Subscribe Yuk..