Saat Cinta Datang, Pilih Jatuh, Apa Bangun

Judul : Jangan Jatuh Cinta, Tapi Bangun Cinta 

Pengarang : Setia Furqon Kholid dan Ina Agustina. 


Penerbit : Rumah Karya Publishing. 


Tebal : xi +174 halaman



Berbicara mengenai cinta, maka pembahasan takkan ada habisnya. Cinta memang sangat misterius. Ketika anak manusia dirasuki zat yang namanya “Cinta”. Maka disaaat itu pula ia disertai dengan segala tantangan, pengorbanan, bahkan Tangisan Hingga bagaimana ia meraih cinta itu yang sesungguhnya.

Buku “Jangan Jatuh Cinta, Tapi Bangun Cinta” Buah karya dari Setia Furqon Khalid dan Ina Agustina, Merupakan Catatan perjalanan cinta diantara keduanya dalam menjemput cinta dan meraih jodoh. Catatan yang dikemas dengan kata dan syair-syair yang begitu menggugah jiwa seakan membuka mata para insan pencinta.

Furqon dan Ina merupakan pasanagan Suami-Istri, secara jelas buku ini menggambarkan perjalan cinta mereka. Kisah cinta yang sangat menginspiratif dan menggugah jiwa. Selain banyak kata-kata motivasinya terdapat pula puisi-puisi yang sangat menggetarkan jiwa dan nurani kita.

Tentang Jalan hidup seorang Muslim sejati yang menjemput cintanya dengan kaidah dan syariat yang diajarkan dalam agama Islam. Mulai dari bagaimana seharusnya seseorang ketika berada dalam fase jatuh cinta sampai saatnya menjemput jodoh bahkan tetap agar menjaga dan membangun Cinta setelah menikah.

Bagaimana hukum tentang pacaran, dan kenapa Allah SWT sang pencipta melarang untuk pacaranpun dibahas tuntas didalam buku ini. Tentang bagaimana kerugian serta kiat agar bisa terhindar dari godaan-godaan yang bias menjerumuskan hingga menyebabkan kita “Jatuh” didalam persoalan Cinta.

Buku ini memang sangat layak dibaca untuk kalangan segala umur. Apalagi bagi para pemula yang ingin berkecimpung didunia cinta. Hehe… Namun tak ada salahnya juga bagi pasangan yang Sudah menikah, karena didalam buku ini juga terdapat resep-resep bagaimana cara membangun cinta untuk menuju RidhoNya.

Sebuah Kutipan dihalaman awal buku,

Yang sangat Menggugah Hati Saya Pribadi:

Cinta Terlalu Suci Untuk Dinodai

Cinta terlalu Tinggi Untuk Dikhianati

Cinta Terlalu Indah Untuk dikotori.

Karena Cinta Anugerah Ilahi

Maka, Kembalikan Pada Sang Pecinta Sejati.

Agar Bersemi Hingga Ke Surga.


Setelah membaca buku ini, Saya yakin Para Pembaca Akan Merenung dan Berpikir. Akankah akan terus terjebak dalam jurang cinta yang begitu dalam, karena dari awal memilih jatuh cinta. Dan untuk Bangkitpun akan begitu Sulit karena sudah terlanjur jatuh begitu dalam. Bagaimana kalau dari awal kita berkomitmen “Membangun Cinta”..?? Temukan jawabannya didalam Buku ini. Dan Sekali lagi kamu akan berpikir Untuk “Jatuh” Cinta Lagi.


“CURHAT” JALAN RAYA

Sampul Buku
Penulis    : Ifa Avianty, dkk.

Penerbit    : Leutika, Yogyakarta.


Tahun terbit: 2010


Tebal    : x+209 hal.


Ukuran    : 13x19 cm


Jalan merupakan suatu sistem transportasi yang menghubungkan suatu tempat dengan tempat lainnya, bisa dikatakan jalan juga merupakan infrastruktur yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam menjalani aktivitas kesehariaannya,  secara kasat mata dalam penggunaan jalan ini juga terdapat permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh penggunanya dan fenomena ini dijadikan inspirasi oleh penerbit dan dikemas dalam lomba menulis “curhat jalan raya”.

Ketika kita berbicara permasalahan yang terjadi di jalan raya, maka akan kita dapatkan permasalahan yang sangat kompleks yang disebabkan oleh pengguna, lalu lintas maupun struktur itu sendiri. Buku yang menarik membahas segala macam problema yang terjadi di jalan raya, mulai dari permasalahan struktur jalannya sampai para oknum-oknum pengguna jalan tersebut.
Buku ini merupakan hasil karya 30 terbaik dalam lomba yang diadakan oleh penerbit sendiri yang diikutu oleh 279 peserta. Peserta  bukan hanya dari dalam negeri saja bahkan yang berdomisili diluar negeri juga ikut serta dalam lomba ini. Buku ini merupakan hasil pengalaman yang pernah dialami oleh para penulis yang dijadikan  cerpen.

Memang buku ini terkesan membahas permasalahan-permasalahan yang terjadi dijalan raya namun bukan sekedar itu berbagai solusi juga ditawarkan oleh para penulisnya dengan memperhatikan dampak dan penyebab dalam permasalahan tersebut. Boleh saja kita katakana bahwa buku ini juga kritikan bagi pelaku dan pengguna dalam jalan raya yang mengabaikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan lainnya.
Bisa kita lihat dalam buku ini pokok-pokok bahasan yang dibahas mulai mengenai jalan raya mulai dari struktur jalan seperti jalan yang berlubang, jembatan, polisi tidur, dan lampu lalu lintas. Bukan sekedar itu sopir angkot, penumpang, pejalan kaki, pengamen, pengemis, pengendara sepeda motor atau mobil  yang merupakan pengguna jalan juga mendapat kritikan, bukan sekedar itu POLANTAS (polisi lalu lintas) yang  mengatur lalu lintas juga tidak ketinggalan  dihakimi.

Satu cerita yang paling saya sukai dalam buku ini adalah “preman berseragam” yang ditulis oleh Ni Luh Pik Parwati, kejadian ini pernah saya alami dan mungkin banyak orang juga mengalaminya, cerita ini dihadiahkan untuk preman-preman berseragam orang yang seharusnya mengayomi, melindungi, tapi malah menipu bahkan meminta uang secara paksa kepada pengguna jalan. Miris rasanya karna sampai saat ini hal itu masih juga terjadi, UU dan pasal-pasal dijadikan senjata pamungkas untuk memeras dan menipu di jalan raya, nah inilah salah satu ciri preman berseragam itu.

Lengkap kiranya krtikan juga solusi yang terkandung dalam buku ini, walaupun  hanya sekedar curhatan namun kandungan ceritanya bisa dijadikan pedoman bagi penikmat jalan, penulisan cerita yang mudah diterima oleh pembaca dan memang ada beberapa cerita juga yang mungkin pembaca pernah mengalaminya. Sehingga curhatan dalam buku ini mewakili pengalaman-pengalaman yang dialami oleh pembaca sendiri.
                                               

PANDUAN UNTUK ANAK KOS

Pengarang : Amanda Ratih Pratiwi

Penerbit : Easy Media, Kelompok Penerbit Leutika

Tahun Terbit : Agustus 2010

Tebal : 169 halaman

Harga : Rp. 32.000,00



Suatu Ruangan yang sederhana untuk kita tinggali dalam jangka waktu tertentu yang kita sewa di pemiliknya, nah itulah yang dimaksud dengan kamar kost. Memang tidak asing lagi dipendengaran kita tentang hal tersebut, apalagi kita yang menuntut ilmu baik pelajar maupun mahasiswa yang jauh dari lingkungan rumah atau orang tua, yah mau gak mau harus siap ”Ngekos” . Menjadi koser (Anak kost) memang sangat menyedihkan bagi anak yang tidak terbiasa jauh dari orangtua dan kehidupan yang baru terutama kaum wanita yang terbiasa dimanja oleh orang tua dan keluarganya, Namun beberapa Anak juga berpendapat  jadi koser itu menyenangkan, bisa belajar hidup mandiri, mengatur segalanya dengan sendiri, jauh dari pantauan orang tua dan bebas melakukan apapun dengan sesuka hati. Dua sisi ini meman g bertolak belakang dalam kehidupan koser, kesedihan karna jauh dari orangtua, namun bisa menjadi pembelajaran untuk hidup mandiri.

Buku “Ngekos yuk!!!” dihadirkan khusus bagi koser dan yang akan menjadi koser,  Dalam buku ini, banyak sekali tips-tips atau kiat menjalani hidup ala anak kos, dari persiapan, kebutuhan, sampai cara mengatasi persoalan yang biasanya dihadapi oleh koser itu sendiri. Salah satu kiat yang disajikan adalah mencari kos-an yang baik. Memang inilah pertama kali yang dibutuhkan oleh para koser sebab hal ini yang akan menentukan betah atau tidak nantinya. Kiat pertama ialah memilih lokasi yang tepat. Lokasi dapat dikatakan tepat jika lokasi yang tidak terlalu jauh dari lokasi kampus (tempat kita kuliah nantinya).keuntunga dari hal ini adalah bisa men ghemat uang transportasi, sehingga nantinya tidak perlu lagi memikirkan dana untuk transportasi . Berikutnya adalah membidik fasilitas dan sarana  yang ada di dalam kos-an tersebut. Yang paling utama ialah ukuran kamar yang luas.Kamar yang luas menentukan dalam hal penataan barang-barang serta perlengkapan.

Langkah selanjutnya adalah memperhatikan lingkungan di sekitar kos-an itu. Kebersihan merupakan prioritas pertama. Sebab bagaimana mungkin kita bisa tinggal dengan nyaman sedangkan lingkungan sekitarnya jorok, selain kebersihan  kesejukan juga faktor yang sangat penting ini bisa kita lihat dari pepohonan disekitar lingkungan kost. Bukan sekedar itu tetangga kost juga mempengaruhi dalam pemilihan kost, sebisa mungkin mencari kos-an yang  dihuni oleh teman sejenis kita. Apalagi untuk seorang muslimah. Ini bisa memberikan dampak yang cukup berarti kelak nantinya jika sudah menghuni kost tersebut. Tidak hanya itu, Harga juga menjadi pertimbangan selanjutnya , khusus nya bagi anak  dari  keluaraga dari kalangan kelas menengah kebawah, mungkin Harga tidak menjadi masalah bagi anak yang orang tuanya Kaya. Tidak ketinggalan juga Pemilik kost juga mendapat sorotan, sebaiknya memilih pemilik kost yang seagama (Muslim).

Setelah mendapatkan kost yang tepat, deberikan tips lagi bagaimana cara mengisi kamar kost tersebut agar kita tidak jenuh dikamar, perlengkapan dan peralatan apa saja  yang dibutuhkan, serta cara menyimpan barang-barang yang berharga. Selain itu manajemen keuangan juga sangat penting untuk anak kost sehingga masalah-masalah keuangan dapat dikendalikan.  Masih banyak lagi tips-tips dalam buku ini yang sangat dibutuhkan oleh anak kost sehingga benar-benar siap menjalani kehidupan menjadi anak kost.
Memang sangat pantas buku ”Ngekos yuk!!!” ini menjadi panduan atau pedoman buat koser-koser karna buku ini sangat membantu. selain  kiat-kiat jitu dan tips-tips menjadi anak kost, penulisan bahasa yang  sangat cocok untuk kalangan remaja karena bahasanya yang terbilang sangat ringan dan meremaja. Apalagi untuk kita yang berniat menjdi seorang koser. Tak sempurna rasanya menjadi anak kost jika belum membaca buku ini, buku ini komplit membahas “all about kos”  terutama untuk kaum muslimah, tapi buat yang muslim in juga tidak ada salahnya untuk membaca buku ini.

Kunjungi Untuk Subscribe Yuk..