Kankkung Lombok

Salam Anak Kampung..!




Komunitas Anak Kampung Lombok Hadir untuk Memperkuat mental, Mengembangkan Intlektual, dan Menanamkan Rasa Sosial di Kalangan Anak Kampung. 
.
Kami Sadar Banyak Orang Kaya dan Yang Sok Bergaya,  Mendiskriminasi tentang banyak hal yang pada dasarnya itu bagi kami hal biasa, dan malah lebih ber etika dari pada mereka.  tapi,  mereka malah tertawa dan berkata "Kampungan". iya kita maklumi mungkin mereka tidak memiliki rasa kemanusiaan,  yang biasa kita sebut bajingan.

Demikian Adanya,  Anak Desa dipandang Sebelah Mata,  seakan ia tak punya Daya dan Tak Punya Harga.  Ia Sering Dikucilkan dalam Perkumpulan.  Ia sering direndahkan dalam Pergaulan.
.
Semoga Kankkung Lombok mampu merangkul teman-teman kampung untuk berpikir cerdas dan bertindak ikhlas.
Semoga Anak Kampung Selalu Jaya.
"kita boleh Lahir di desa,  Namun tak menjadi Penghalang untuk kita Mendunia"
*kankkungisme


.
Salam Anak Kampung..!

Menimba Ilmu di Berugak Buku.

Menimba Ilmu di Berugak Buku
Berugak Buku

Liburan kali ini saya meluangkan waktu sehari penuh untuk mengikuti kegiatan Berugak Buku (BB) Weekend Forum, yang kali ini mengambil Tema "Melejitkan Potensi diri dengan Membaca dan Menulis"
Berugak Buku yang berlokasi di dusun Paok Dandak kecamatan Janapria,  Tepatnya di SMKI Sirojul Huda. Merupakan Ide baru untuk meningkatkan budaya literasi tidak hanya bagi santri namun bagi masyrakat sekitar.
Selain disuguhkan dengan buku bacaan yang menarik dengan berbagai macam judul dan aliran.  Mata kita juga akan dimanjakan dengan pemandangan hijau persawahan. Ini memang sengaja,  tujuannya selain bisa menimba ilmu lewat membaca buku,  pengunjung juga diajak  untuk berimajinasi menimba ilmu yang lebih luas yakni membaca Alam.
Spesial Akhir pekan ini,  Berugak Buku mengadakan Kegiatan BB Weekend dengan menghadirkan bang Yusuf Tantowi  (penulis dan penggiat literasi)  sebagai Narasumber. Selain itu hadir pula sastrawan bang Muslihin dan Lamuh Syamsuar.
Bang Ahmad Jumaili selaku pengurus Berugak Buku menuturkan sangat terkesan dengan adaya Berugak Buku Ini Minat Baca Santri Lebih Meningkat,  bahkan tidak hanya santri wargapun disela sela waktu mereka bekerja berbondong bondong membaca buku favorit mereka di Berugak Buku.
Melihat Semangat santri mengikuti Kegiatan ini,  dan Diskusi ringan dengan Penulis dan Sastrawan Keren,  Saya Hampir Lupa Waktu. Datang Pagi,  Kini Petang Menghampiri, dan Kamipun Harus Permisi,  Berpamitan pada Tempat yang Penuh Inspirasi.
Trimakasi untuk tempat Rekreasinya,  Liburan yang  mencerdaskan.
Dari Kegiatan Tadi, Santri langsung Praktik Menulis.  Penasaran dengan Tulisan Mereka..?
Silahkan Klik Hastaq dibawah ya.. 
Dan Bagi Yang ingin tau Lebih banyak Tentang Berugak Buku (BB)  silahkan menghubungi Langsung Bang Ahmad Jumaili (WA.  082339993330)
.
.
#BBWeekendForum
#MenulisUntukMembaca
#BBWritingAcademy
#SMKISirajulHuda
#kankkunglombok

Let's Change Our Mindset


Mungkin kita perlu merubah mindset, biar kita ngak diketawain sama orang.
Salah satunya adalah tentang bagaimana cara supaya kita berguna bagi orang lain.

If u want to explain this case, do not underestimate anything, Percuma kaya kalo ngak gini, percuma berilmu kalo gak gitu, percuma berkuasa klo ga ini dan itu,, 
Bla bla bla dan sebagainya...
never ever say that!
Let's Change our mindset..

Untuk memulai apapun, tentu kita harus mulai dari diri kita sendiri.
Mungkin banyak diantara kita yg sudah mengenyam pendidikan dari SD-SMA, kuliah bahkan sudah dapat gelar sarjana. Seorang sarjana tentu sudah punya ilmu, bisa dikatakan berilmu. 

Setelah move on dari dunia kampus ke dunia nyata, apakah ilmu yg kita miliki sudah bisa berguna kita amalkan untuk kebaikan orang lain..?

Masalah jalur bisa beraneka ragam:

1. Dengan ilmu tersebut kita bisa dapat pekerjaan, yg hakikatnya jg kita berkontribusi kepada perusahaan untuk mewujudkan visi misi mulia yg berguna bagi masyarakat.

Atau bisa juga,,

2. Dengan ilmu kita membuka lapangan kerja, memberikan pekerjaan kepada orang untuk membantu kita mewujudkan visi misi mulia kita dalam berkontribusi mensejahterakan masyarakat.

Dengan begitu, otomatis kita mendapat kekayaan berupa upah/gaji/fee/royalti/sallary dll, yang nanti kekayaan ini berguna untuk menghidupi diri sendiri biar gak merepotkan orang lain, membiayai orang tua, membiayai istri dan anak semeton jari, membiayai siapapun yg membutuhkan, dll.

Apakah itu bukan sebuah ketidakbergunaan?
Sekarang kita sudah punya ilmu, punya kekayaan.. bagaimana rasanya? Coba bandingkan sebelum kita memiliki itu.!

Begitu juga dengan kekuasaan, ISLAM mengatur itu semua.

Makanya Jangan pesimis dengan orang berilmu, punya harta, punya kekuasaan tapi kelakuan tidak mencerminkan itu, mungkin itu pertanda istidraj, atau hidayah jauh dari dirinya.. 

wallahu a'lam..
-
Silahkan dipahami QS. RA'D ayat 11.
.
Salam Anak Kampung..!

Panggilan Dari Rakyat.


Pada era yang modern dan serba instan ini rakyat seharusnya sudah bahagia dan sejahtera, namun pada kenyataannya tidaklah demikian.  Banyak kelompok rakyat miskin di banyak desa, dipinggiran kota, didataran tinggi, dipedalaman maupin di pesisir dilanda risau dan kuatir dengan nasip mereka di tanah sendiri. 

Dari hari kehari mereka kebingungan karna lingkungannya yg tidak mendukung kehidupan, secara relatif mereka semakin terpuruk dengan keadaan. Dinamika di kampung halaman mendorong rakyat untuk terbang mengais rizki di negeri orang.

Para penguasa negeri dan elite kapitalisme tak pernah terketuk untuk membantu pribumi dalam kelangsungan hidup, rakyat dijadikan boneka dalam pemilihan bahkan barang jualan untuk mencapai tujuan. Orientasi hanya uang (money orientik) tak pernah berpikir untuk kemaslahatan, atau untuk sedikit meringankan beban.

Sedikit orang yang bergerak membantu sesama itupun para penggerak sosial yang perekonomian menengah ke bawah, jarang sekali para penguasa dan penguasa yang membantu jika ada itupun hanya untuk pencitraan. Dimana para sarjana, para doktor, para pengusaha, para politikus apakah mereka tidak ada yang punya hati nurani..? Ataukah mereka sibuk menyusun anggaran untuk golongannya..?  ahh lupakan mereka
Ingatlah kita hidup didunia hanya sekali, jadikan hidup kita berarti dalam kehidupan mereka. Mereka yang terlupakan dan terpinggirkan agar mereka tidak mengalah hidup di dunia.

Mereka selalu berdoa, suatu saat nanti ada yang tulus membimbing mereka menghadapi masalah kehidupan.

Anak kampung tidak akan pernah lupa dengan halamananya. Ketika mereka menunduk dan menyanyikan lagu Indonesia pusaka mereka mulai bangkit, bangkit bergerak mencari solusi dan menyelesaikan masalah sosial.
Anak kampung akan selalu merasa terpanggil melihat apa yang sedang terjadi.

Salam Anak Kampung..

Pencanangan Imunisasi PCV di Lombok.

Kementerian Kesehatan sebagai tangan pemerintah yang mengurusi bidang kesehatan melalui Jenderal pencegahan dan pengendalian Penyakit bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTB melaksanakan kegiatan media briefing dalam rangka pencanangan program demonstrasi imunisasi pcenomokokus konyugasi (PVC) di Ruang Rapat Utama Gubernur NTB.
Point yang dibahas dalam pertemuan ini adalah tentang kebijakan program demonstrasi imunisasi PCV, Latar Belakang dan epidemologi pneumokokus serta penyakit pneumonia, kesiapan pelaksanaan  program demonstrasi PCV di Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Timur, Keamanan Vaksin PCV, Dan yang Terakhir dan yang paling penting adalah pandangan dan dukungan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dalam Imunisasi PCV.

Sebagai Nara Sumber Direktur SKK, Prof. Dr. Sri Rezeki H. dr. Sp.A (K), Kadinkes Prov NTB, Ketua Komda KIPI Prov. NTB, Dan Ketua MUI NTB. Kegiatan dihadiri oleh pihak provinsi NTB, perwakilan tenaga kesehatan, ketua MUI seluruh kabubaten se NTB, Wartawan baik media cetak maupun TV Local serta temen-temen dari Blogger Lombok.

Untuk menghemat waktu, langsung aja ya.. Apasih sebenarnya Pneumokokus serta penyakit pneumonia itu..?? dari Namanya aja sudah Aneh  ya, Penyakit Pnemonia ini ngeri juga lho, menurut data WHO,  bahwa pneumonia merupakan penyebab utama kematian balita di dunia dan berkontrisbusi terhadap 16% kematian balita setiap tahunnya. Dan diperkirakan 2 balita meninggal setiap menit disebabkan oleh pneumonia.
Di NTB merupakan kasus pneumonia tertinggi mencapai 6,38 % dari angka kasus pneumonia nasional sebesar  3, 55%  pada Tahun 2015.

Nah, untuk mengurangi dan mencegah penyakit pneumonia ini Direktur dan pengendalian penyakit kementerian kesehatan RI Dan Pemerintah NTB Mencanangkan Program Demonstrasi Imunisasi Pneumokokus Konyugasi (PVC) yang dilaksanakan secara bertahap dimulai dari kabupaten Lombok barat dan Lombok Timur.

Pemberian imunisasi diharapkan dapat menurunkan angka kematian akibat pneumonia secara signifikan. Vaksin Akan dibagikan secara gratis. Selain Itu Vaksin ini juga sudah memiliki sertifikat hala dari IFANCA (slamic food and nutrition councit of america) yang merupakan badan penilai dan penerbit sertifikasi halal yang telah diakui dan bekerjama dengan MUI.

Tiga hal penting dalam Program imunisasi yaitu selalu adanya penguatan atau perbaikan, kemudian terdapatnya inovasi baru dalam perkembanagan vaksin baru dan yang terakhir komunikasi kepada masyarakat terkait manfaat imunisasi sehingga masyarakatpun mengerti dan sadar bahwa imunisasi itu sangat penting.

Dalam penyampaian kepada masyarakat dinkes sangat memerlukan bantuan dari para penggiat media, baik jurnalis ataupun yang aktif di media sosial. Hal ini sangat penting sebagai sarana edukasi kepeda masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman ataupun kebingungan ditengah masyarakat. Media sangat berperan penting dalam kesuksesan program-program kesehatan, termasuk dalam imunisasi.
Selain itu, program ini juga tidak akan berjalan tanpa adanya dukungan dari orang tua dan masyarakat. Perlu adanya peran aktif dari orang tua dan masyarakat untuk berpartisipasi menjaga kesehatan, termasuk memberikan dukungan dalam pelaksanaan imunisasi.

Salam Kesehatan..!
#bloggerkesehatan #kamarbloggerlombok #kankkung_lombok #anakkampung

Aku, Lombok dan Indonesia.

Sering kita mendengar sebuah ungkapan "Jangan ke Lombok, Nanti gak mau Pulang", ini yang sering membuat orang penasaran ada apa sebenarnya di Lombok..?

Lombok adalah sebuah pulau mungil yang terletak di Nusa Tenggara Barat (NTB). Pulau yang dikenal dengan Jargonnya Bumi seribu masjid Ini memang sangat memukau, pesona Budaya, Keindahan Alam serta Keberagaman Masyarakat penghuninya.

Kali ini kita bahas keindahan Alamnya saja ya, karena kalau membahas segalanya tentang Lombok, Pasti Gak ada habisnya.. Jiaah..

Meski Pulaunya kecil namun di tengah-tengahnya terdapat Gunung yang tertinggi, termasuk 3 diantara gunung tertinggi di Indonesia. Gunung Rinjani menjadi Icon dan Kebanggaan Masyarakat Lombok.
Lombok dan Rinjani memiliki Nilai Filsafat yang tinggi,, Pulaunya Kecil, Namun Memiliki Gunung Yang Tinggi,, kemudian bisa dimaknai dengan warga lombok yang sebagian mencari kehidupan sebagai petani, peternak, dan Nelayan. Namun memiliki Jiwa dan Semangat yang Tinggi. Rinjani adalah Kebanggan Warga Lombok dan Juga Kebanggaan Indonesia.

Selain, Pesona Gunung Rinjani, Lombok juga memiliki pantai-pantai Yang Indah, Dari Ujung ke Ujung pantai dilombok sangat memukau, dari  ampenan sampai Kayangan dari Kuta sampai Sire.
Dengan begitu banyak keunggulan dan Kelebihannya, Lombok merupakan Kebanggaan Warganya, Kebanggaan Indonesia.

Jadi, Jangan Kelombok, Nanti ndak Mau Pulang..?? Hehe
.
.
Terima Kasih Tuhan Atas Anugerah yang Kau berikan..
Kenikmatan serta keberkahan...
Indahnya Alam yang Engkau ciptakan..
Tenang Jiwa, Riang Hati..
Senang Raga, gembira Pikir..
Rasa Syukur Yang begitu dalam..
Atas Menawannya CipraanMU Tuhan..
.

Jangan pernah Lelah Mencintai Indonesia...!!

Goresan Menjelang Pagi

Ketika kebanyakan orang masih belajar untuk hidup mandiri, Aku sudah terlatih untuk hidup sendiri.
Aku tidak mengatakan Hidup sebatang kara, karna aku masih memiliki keluarga, sahabat, teman, dan mereka yang dihatinya ada rasa cinta untuk ku, iya.. Meski sedikit itu merupakan sesuatu yang berharga bagiku.
Kadangkala Aku berpikir, kenapa kok Tuhan menguji Aku dengan ujian yang begitu pahit? Tanpa ku sadari, Tuhan tidak menguji hambanya diluar keterbatasannya.
Tentu, jika tidak melihat perjuangan dan pengorbanan yang terjadi, banyak yang menginginkan posisiku saat ini, karena mereka buta aku berdiri disini dengan melalui sekian uji.
Aku berpikir, kenapa harus menginginkan yang dimiliki orang lain, dan sampai lupa mensyukuri apa yang kita miliki? Ah, kebanyakan manusia kan memang begitu.. Itu sudah biasa..
Masih kah kita menjadi orang biasa, ketika kita bisa menjadi lebih dari biasa.?
...
..
.
Coretan tanpa Arti
Sekedar Goresan Menanti Pagi.

Salam Anak Kampung..!!
.
.
Twitter: @orilombok
Ig: orii_kankkung

Kunjungi Untuk Subscribe Yuk..