Kolam Masa Kecil

Destinasi wisata yang sayang bila tidak dikunjungi yakni Pesenggerahan Aikmel. Tidak Perlu bersusah payah untuk menuju Lokasi wisata ini. Kolam pemandian yang Sumber Airnya Langsung berasal dari Mata Air yang terpancar dari tanah. Suasananya sejuk karena masih ada nya Pohon Pohon besar yang sudah berumur ribuan Tahun.
.
Jernih Airnya bisa Menjernihkan Mata dan Pikiran.
Sejuk suasananya dapat menyejukkan hati dan jiwa.
.
Teringat Saat Masih kecil dulu, dikolam inilah saya bsa berenang dan disini pula saya bisa merasakan yang namanya Tenggelam. Ditempat ini kenangan masa kecil seakan tak ada habisnya.
.
Akhirnya, Pemerintah Desa Aikmel menyadari bahwa Pesanggarah ini adalah Aset yang Layak untuk dikembangkan. ini terbukti dengan penambahan Kolam yang sepertinya dikhususkan untuk anak-anak.
Dari hari ke hari pengunjung tak ada henti apalagi pada hari minggu dan hari2 Libur.
Semoga Pemerintah Aikmel benar benar serius untuk Mengembangkan Wisata ini.

..
#Pesanggrahan Aikmel
.
 

Renungan Fajar

Tak Perlu Banyak..
Asal Bisa bergerak..
Bukan Soal Kuantitas..
Tapi terpenting Loyalitas..
.
Kami tidak nampak bukan karena kami tidak ada....
Karena kami tidak mencari nama tapi kami hanya sekedar mengabdi....
Karena pengabdiaan itu tak butuh Pujian...
.
Apapun masalahnya...
Jangan pernah lari,,
Hadapi dengan penuh ceria,,
Selesaikan dengan bijaksana..
.
Malampun bisa menjadi Apa saja..
Tergantung Kita Memaknainya..
.
Terlalu sering Sendiri,
Mengajarkanku untuk tegar,
Dan memaksaku
Untuk bisa menyelaisaikan
Masalahku sendiri..
.
Memeluk Angan-angan..
Masih Terjaga Menanti Fajar,,
Hingga Mentari, Melukis Senyum
Mengawali Hari..
.
Pagi Tumbuh..
Jiwa Teduh..
Hati tidak angkuh..
Maka, Damai berlabuh.
.
#Renungan Pengabdian

Festival Pesona "BAU NYALE" 2017

 
Budaya Lombok - Lombok Tengah merupakan bagian dari Provinsi Nusa Tenggara Barat Indonesia. Di kabupaten ini terdapat beberapa objek wisata pantai yang sangat digemari wisatawan, baik wisatawan domestik maupun wisatawan asing. Salah satu dari sekian banyak objek wisata pantai yang paling fenomenal di wilayah ini adalah Pantai Seger Kuta, sebuah pantai berpasir putih yang berada di Pulau Lombok bagian selatan. Pantai Seger berlokasi tepat di sisi kiri Hotel Novotel Kuta, sekitar 65 kilometer jika ditempuh dari Kota mataram. Keindahan panorama pantai membuat para pelancong berdecak kagum dengan tempat ini, view alamnya yang masih alami, air lautnya yang jernih dan tenang, sungguh tempat yang ideal untuk berenang dan bercengkrama dengan air laut yang membiru.

Selain keindahan panorama pantai dan alamnya, Pantai Seger di Kuta Lombok juga memiliki banyak daya tarik yang tidak kalah eksotis bagi para pelancong. Sekali setahun diantara bulan Februari dan Maret, di Pantai yang berpasir putih merica ini diadakan sebuah pesta rakyat dan upacara budaya yang begitu populer yaitu "BAU NYALE". Unsur kata "bau" dan "nyale" berasal dari bahasa suku Sasak Lombok dengan definisi "bau" yang berarti menangkap, dan "nyale" yang diartikan sebuah binatang laut sejenis cacing kecil yang hidup di karang dan lubang lubang batu dibawah permukaan laut. 


Event Bau Nyale adalah sebuah perayaan dan tradisi yang begitu melegenda dan memiliki nilai sakral yang sangat tinggi bagi suku asli Sasak. Perayaan Pesta Bau Nyale ini berkaitan erat dengan sebuah cerita rakyat yang berkembang di bagian Lombok Selatan, yakni di masyarakat Desa Pujut khususnya, dan masyarakat Lombok umumnya. Cerita Rakyat tersebut menceritakan tentang seorang putri di jaman dahulu kala yang begitu terkenal arif dan bijaksana, Putri Mandalika namanya. Dia adalah seorang putri yang berparas elok an cantik jelita dari seorang Raja yang berkuasa di Lombok. Wajah yang cantik, tubuhnya yang ramping dan perangainya yang baik, membuat para pangeran pangeran dari berbagai negeri di waktu itu ingin mempersuntingnya sebagai istri atau permaisuri. Setiap pangeran yang hendak datang melamarnya tidak ada yang ditolaknya. Namun, antara pangeran yang satu dengan pangeran pangeran yang lain tidak menerima jika sang Putri nan elok itu diperistri oleh banyak pangeran. Hal ini dianggap akan menjadi sumber peperangan antara kerajaan yang satu dengan lainnya. Hal itu pulalah yang membuat Putri Mandalika gelisah bukan kepalang, ia selalu menyendiri dan termenung, berfikir agar tidak terjadi pertumpahan darah karena perebutan dirinya.

Apa yang dilakukan oleh sang Putri Mandalika untuk menghindari terjadinya peperangan dan pertumpahan darah tersebut? Lalu siapa pangeran yang beruntung mempersunting Putri Mandalika?
Kisahnya sudah kami tuliskan dalam artikel sejarah : "Putri Mandalika, Putri Cantik Jelita yang Melegenda ".

Cerita rakyat yang kami sajikan di link tersebut kami anggap cerita teladan dan inspirasi yang mengandung nilai-nilai moral yang bisa dijadikan pedoman kehidupan sehari hari kita. Salah satunya adalah sifat rela berkorban. Sifat ini tercermin pada sifat sang Putri ketika ia merelakan diri dan mengorbankan jiwa raganya demi meredam gejolak dan terjadinya pertumpahan darah antara pangeran pangeran yang menginginkannya. Ia lebih meyakini bahwa mengorbankan dirinya akan lebih bermanfaat daripada mengorbankan masyarakatnya. 


Cerita tentang Putri Mandalika tersebut juga merupakan cerita yang begitu melegenda di kalangan masyarakat Lombok yang menceritakan asal usul perayaan Event Bau Nyale (menangkap cacing), terutama di kalangan suku Sasak asli. Hingga kini, masyarakat Lombok setahun sekali menyelenggarakan perayaan Bau Nyale antara bulan Februari dan Maret. Event Bau Nyale kini sudah menjadi salah satu daya tarik yang begitu ditunggu kedatangannya oleh para wisatawan asing. Oleh karenanya, Pemda Lombok Tengah menjadikan upacara sakral ini sebagai aset budaya lokal yang penyelenggaraannya telah menjadi event kegiatan budaya nasional. Tradisi Sakral yang melegenda ini diwariskan sebelum abad ke 16 masehi secara turun temurun oleh suku asli Sasak. Saat event ini dilangsungkan, semenjak sore hari masyarakat setempat dan masyarakat Lombok secara umum akan berdatangan dan ikut serta beramai ramai menangkap Nyale di sepanjang pesisir Pantai Selatan Lombok, terutama di Pantai Seger Kuta Lombok, Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah.

Semenjak berkembangnya dunia pariwisata di Lombok, Event Bau Nyale biasanya dirangkai dengan beragam kesenian lokal tradisional seperti Betandak (berbalas pantun), Bejambik (pemberian cindera mata kepada kekasih), serta Belancaran (pesiar dengan perahu), dan tidak ketinggalan pula pementasan drama kolosal Putri Mandalika, dihadiri oleh pejabat daerah setempat sampai jajarang pemerintah Provinsi NTB dan juga dari petinggi petinggi dari luar pulau Lombok.
Tradisi Bau Nyale sudah menjadi tradisi yang susah untuk ditinggalkan bagi masyarakat setempat, karena mereka meyakini bahwa upacara Bau Nyale ini memiliki tuah yang bisa mendatangkan kesejahteraan bagi yang menghargainya dan mudarat (bahaya) bagi yang menganggap remeh. Menurut keyakinan masyarakat Lombok, cacing laut yang sering juga disebut cacing palolo (Eunice Fucata) ini bisa membawa kesejahteraan dan keselamatan, terutama untuk kesuburan tanah pertanian agar menghasilkan panen yang memuaskan. Nyale yang telah mereka tangkap di pantai, biasanya akan mereka taburkan ke sawah sawah untuk kesuburan padi dan tanaman lainnya. Selain itu, Nyale juga mereka jadikan santapan lezat berupa emping Nyale, lauk pauk, obat kuat dan beberapa keyakinan lain yang mereka pikirkan.

Secara ilmiah, cacing Nyale yang pernah diteliti memang mengandung protein hewani yang begitu tinggi, selain itu Dr. dr. Soewignyo Soemohardjo dalam penelitiannya mengungkapkan bahwa cacing Nyale bisa mengeluarkan zat yang terbukti mampu membunuh kuman-kuman. Sedangkan secara sosial dan budaya, berdasarkan sebuah survey di kalangan para petani di wilayah Lombok tengah, bahwasanya 70.6% responden yang membuang daun bekas pembukus Nyale Pepes ke area persawahan bisa membuat kesuburan tanah meningkat dan hasil pertanian masyarakat juga menjadi meningkat. 


Sumber Artikel: http://www.wisatadilombok.com/2015/01/event-bau-nyale-tradisi-sakral-dan.html

Pejuang Cinta

Jalan masih panjang
jangan ucap janjiiii...
Nikmatilah cintamu hari ini
Sanggupkah aku hidup bersama denganmu
Mungkinkah aku
hidup tanpa ada dirimu
Hanya waktu
yang bisa jawab semua itu
Sampai kapan
aku tak tahuuuu..

.
Jodoh adalah Rahasia Ilahi
Tidak ada yang bisa menolak apa yang menjadi kehendakNYA
Manusia hanya bisa iklas menjalani
Jika memang sayang.Maka sayangilah.
Jika memang suka.Maka sukailah.
Jika memang cinta.Maka cintailah.
Sentuh hatinya.Muliakan dirinya.
Jalani semuanya dengan sebaik-baiknya cara.

Yakni cara yang diridhai-Nya.
Ingatlah..
Jangan sekali-kali mempermainkan hatinya.
Karena hal itu bisa menghancurkan perasaannya..

.
.
Untuk Perempuanku,
Siapapun Kamu.. 
 

Ibu, Surga Bagimu.


Bejuta Harta, Segudang Permata..
Bertumpuk Bunga, Bergenang Air Mata..
Tak kan Pernah Mampu Membalas Jasa..
.
Jangan Sampai Air Susu,
Dibalas Hanya Dengan Ucapan
Selamat Hari Ibu..
.
Jangan kan 24 Jam Waktumu,,
Seumur Hidupmu pun TakKan Pernah mampu,,
Membalas Jasa-Jasa Ibumu..
.

Jutaan Anak Mengikrarkan Rasa Cinta..
Memberikan karangan bunga, ataupun kado spesial untuk ibunya..
Maafkan aku ibu, Aku Hanya Bisa mendekapmu lewat Lantunan Doa..

Yang Selalu tercurahkan kepada Sang Kuasa..
.
Hari ini orang menamainya Hari Ibu,,
Namun,, Hari hariku tak pernah Luput dari Rinduku
Padamu Ibu..

.
"Kado Cinta untuk Bunda"
karena jasamu, peradaban ini ada,..
terima kasih Ibu-ibu INDONESIA. . . 
 


#Catatan Hari Ibu 22 Desember 2016 

Si Kembar

Welcome to The newborn baby girl Twins....
Look so beautiful and healthy...
#wish  #JadiAnakYangSolehah  #ournewnieces
.
.
Dipermulaan Rabiul Awal..
Diawal Bulan Desember..
Dihari kamis Nuansa gerimis..
Alhamdulillah..
Telah Lahir Dengan Normal..
Sikembar yang Dinantikan..
Putri dari Kakanda Musriah dan Saharudin..
Semoga Kelak Menjadi Putri-Putri Yang Sholehah..
Aamiin..

.
BEROJA"
Tradisi Kampung yang sangat agung.
.
Kini sikembar mulai mewarnai Rumah,,
Alhamdulillah,
Jumat Berkah,

.
Saat Mengunjungi Sikembar..
yang kini sudah pindah..
kerumah ayahnya..
Obrolan Hangat, sehangat Kopi yang tersaji..
Sampai Lupa, Kalo ini Malem minggu..

.
Om Nikah Om..
Suara Hati Sikembar..
Bersorak didalam Pikiran..
Memberontak megetarkan Angan..
.
.
Cepat Besar ya Nak..


Alifa Dzatil Izzati dan Alifa Dzatil Izzita


 Aikmel, Desember 2016



Hujan Januari

Hujan dibulan januari,,
Ada apa gerangan...
Airnya membasahi sampai ke relung hati,,
Seperti rintihan, akan kerinduan pada seseorang..
.
.
Rintik Hujan berbisik
Untuk segera temukan selimut Jiwa,,,
Namun, hati bergumam,,
Diri ini belum pantas menjadi imam,,
.
.
Sederhana Itu Bahagia..
Tidak Ada Kemewahan Yang Dipamerkan..
Tidak Ada kekurangan Yang Harus Dikhawatirkan..
.
.
Karena Aku bukanlah apa-apa,,
Hanya pakaian lusuh yang penuh noda,,
Yang menantikan tangan lembut wanita,,
Untuk membasuh dan membersihkannya..
.
.
Bisik bisik tetangga
Rintik rintik hujan,,
Seirama bertanya,,
Menglitik kesepian,,
Ujian dalam penantian..
.
.
Januari, 2017

Kunjungi Untuk Subscribe Yuk..